Bengkulu Selatan||ISBCenter.com-Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu telah melakukan berbagai upaya kepolisian dalam mengungkap kasus pengeroyokan dan atau penganiayaan di Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan yang terjadi pada hari Minggu (19/3/23) dini hari.
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan beberapa sumber informasi maka mulailah terungkap Kronologi kejadian yang mengakibatkan korban Ransi meninggal dunia dan satu orang lagi mengalami luka tusuk.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Juda Trisno Tampubolon .SH ,SIK ,MH melalui Kasat Reskrim IPTU SUSILO, SH, MH mengatakan bahwa kejadian berawal dari 2 (dua) kelompok remaja yaitu kelopok A terdiri dari 8 orang, dan kelompok B 10 orang,
Dari masing-masing kelompok A sudah diamankan 7 orang, sedangkan kelompok B sebanyak 5 orang.
Adapun permasalahan berawal dari salah satu kelompok A inisial “AN” menuduh salah satu kelompok B inisial “AK” mencuri HP nya, kemudian terjadi cek cok dan perkelahian.
“Atas kejadian ini menyebabkan 2 orang kelompok B mengalami luka akibat benda tajam, dan inisial “MD” saat ini masih dalam pemeriksaan terkait peran masing masing dan pengembangan untuk mengamankan seluruh pelaku yang terlibat.” Ucap Kasat Reskrim.
Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan saat ini sedang melakukan penyidikan dan pengembangan perkara ini.
“Terhadap para pelaku akan di terapkan sesuai dengan keterlibatan masing-masing dengan pasal 170 dan atau 351 KUHP tentang pengeroyokan dan atau penganiayaan,” pungkas Kasat Reskrim..(**AH)










