Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kecepatan respon terhadap aduan masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan dalam pertemuan yang dipantau langsung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada Selasa (8/9/2026).
Dalam arahannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat hingga lurah untuk mengaktifkan dan memaksimalkan seluruh kanal pengaduan masyarakat, baik melalui media sosial, aplikasi SP4N-LAPOR, maupun layanan panggilan darurat 112.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja petugas di lapangan, Pemkot Bengkulu berencana memberikan insentif khusus bagi admin pengelola pengaduan yang dinilai aktif dan responsif. Anggaran tersebut akan diperjuangkan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada APBD Perubahan mendatang.
“Insya Allah di Perubahan, Pak Sekda dan Tim tolong diperjuangkan. Admin yang aktif, yang rajin, admin itu yang mengurus medsos, mengurus SP4N-LAPOR, mengurus semua laporan tadi. Per bulannya insya Allah untuk admin ada uang penyemangat, ibarat uang pulsanya sebesar Rp200.000,” ujar Dedy Wahyudi.
Walikota menegaskan, pemberian uang penyemangat tersebut akan berbasis pada kinerja dan keaktifan admin. Ia meminta setiap Kepala OPD untuk melakukan evaluasi. Jika ditemukan admin yang tidak aktif, lambat merespon, atau tidak kompeten, diminta untuk segera diganti agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Menurut Dedy, kecepatan dalam memberikan respon awal merupakan kunci utama kepuasan masyarakat. Warga akan merasa dihargai dan diperhatikan ketika laporannya segera ditindaklanjuti, bahkan sebelum penanganan fisik di lapangan dilakukan.
Ia pun mengapresiasi sejumlah OPD yang telah menunjukkan kinerja responsif, seperti Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang dinilai tetap prima dalam melayani laporan warga.
“Setiap laporan harus kita respon. Saya berharap jangan sampai berhenti di kita, dan jangan sampai kita lelah mengerjakan hal-hal yang semestinya bisa tuntas, tapi berlarut-larut hal itu saja berulang kali tapi tidak ada tindak lanjut,” tegasnya..(*dd)










