Kerangka Manusia di Pino Raya Dipastikan Warga Kembang Seri, Hilang Setahun Tanpa Laporan

Kerangka Manusia di Pino Raya Dipastikan Warga Kembang Seri, Hilang Setahun Tanpa Laporan

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com — Kepala Desa Kembang Seri, Halimin, memastikan kerangka manusia yang ditemukan di Desa Tungkal I, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, merupakan warganya bernama Wahyu Bin Serut (27). Identitas korban dikonfirmasi setelah pihak desa dan keluarga melihat langsung kondisi kerangka di RSUD Hasanuddin Damrah Manna.

“Setelah kami lihat langsung, ciri-cirinya sesuai dengan Wahyu,” kata Halimin, Minggu (21/6/2026).

Halimin menjelaskan, selama ini Wahyu tidak pernah dilaporkan hilang oleh keluarga. Pasalnya, keluarga mengira korban berada di kebun miliknya di wilayah Padang Capo, Kabupaten Seluma. Menurut Halimin, korban memang memiliki kebiasaan pergi tanpa memberi kabar.

“Terkadang ia (Wahyu, red) tidak pamitan lah model itu. Jadi pihak keluarga juga tidak curiga dia dimana dan kemana, itu sudah sering terjadi,” terangnya.

Keluarga baru mengetahui keberadaan Wahyu setelah adanya penemuan kerangka manusia di Desa Tungkal I. Usai pengecekan langsung, pihak keluarga bersama pemerintah desa memastikan korban adalah Wahyu yang selama ini dicari.

Diketahui Wahyu masih berstatus bujangan. Halimin menyebut, sekitar setahun lalu sempat ada warga yang melihat korban di Desa Tungkal II. Namun, hal itu tidak menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga.

“Tapi pihak keluarga tidak menaruh curiga, biasa-biasa saja orang namanya anak muda kan biasa ke situ, ke sini. Nah setelah itu kurang lebih satu tahun dia tidak pulang dan pihak keluarga kira ada di kebun,” sambungnya.

Lebih lanjut, Halimin mengungkapkan bahwa kondisi kejiwaan Wahyu mengalami perubahan sejak ibunya meninggal dunia sekitar dua tahun lalu. Korban menjadi lebih tertutup dan cenderung menyendiri.

“Perlu diketahui dia setelah ibunya meninggal beberapa tahun lalu, atau dua tahun lalulah memang kejiwaannya kurang normal. Dia tidak mau berinteraksi dengan orang gitu, jadi keseharian dia terus menyendiri,” pungkasnya.

Hingga saat ini, penyebab kematian Wahyu masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian dan visum dari rumah sakit..(*1dn)

Pos terkait