Ketua BPD Alex Naliarno Terimakasih Kepada Pemerintah Atas Bantuan Alsintan Traktor Yang Diserahkan Kelompok Tani Desa Arah Tiga

Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB menghadiri sekaligus Menyerahkan secara simbolis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Traktor Roda 4 kepada Kelompok Tani di Desa Arah Tiga Kecamatan Lubuk Pinang, Rabu (25/6/2025).

Mukomuko||ISBCenter.com – Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB menghadiri sekaligus Menyerahkan secara simbolis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Traktor Roda 4 kepada Kelompok Tani di Desa Arah Tiga Kecamatan Lubuk Pinang, Rabu (25/6/2025).

Penyerahan Alsintan ini dalam rangka Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Mukomuko untuk mendukung Swasembada Pangan Nasional.

Dalam rangka mendorong percepatan swasembada pangan nasional, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu, Shannora Yuliasari, bersama Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu, Sukim Supandi, melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Mukomuko yang diwakili oleh Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB.

Sukim Supandi, yang juga menjabat sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Pertanian Ciawi, menyampaikan Kementerian Pertanian menargetkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi reguler di Kabupaten Mukomuko tahun 2025 mencapai 9.688 hektare. Target ini terdiri dari Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 3.436 hektare serta padi gogo seluas 662 hektare.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, pemerintah telah menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa 12 unit traktor roda empat. Sukim mendorong agar Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko juga segera mengusulkan tambahan alsintan lain seperti traktor roda dua, pompa air, dan combine harvester guna mempercepat proses budidaya.

Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkab Mukomuko siap mendukung penuh target LTT melalui penyesuaian regulasi dan pola tanam petani. Saat ini pola tanam yang umum dilakukan petani adalah padi–padi–palawija, namun ke depan diarahkan menjadi padi–padi–padi. Meski terdapat sejumlah tantangan sosial seperti dominasi komoditas sawit, kebiasaan petani yang enggan menanam pasca hari besar keagamaan, serta serangan hama musiman, Pemkab tetap berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas lahan.

“Bantuan traktor roda empat sudah diterima. Tidak ada alasan lagi bagi petani untuk menunda tanam,” tegas Rahmadi. Ia juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan digunakan secara maksimal dan sesuai ketentuan.

Ditambahkan Ketua BPD Alex Naliarno Desa Arah Tiga Kecamatan Lubuk Pinang berterima kasih Kepada Pemerintah Atas Bantuan alat alsintan kendaraan Traktor kepada Kelompok Tani yang menerima agar dapat lebih mempertimbangkan dalam hal pemeliharaan dan pemanfaatan alat tersebut sehingga nantinya dengan adanya bantuan Alsintan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pertanian yang ada di Kabupaten Mukomuko.

“Kepada kelompok tani penerima bantuan agar dapat berkoordinasi dengan baik kepada anggota kelompok tani dalam hal pemanfaatan Alsintan tersebut agar dapat memelihara, menjaga, mengelola dan menggunakan dengan baik sehingga alat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan tidak cepat rusak tidak disalahfungsikan atau digunakan untuk hal lain,” ujarnya.

Karena alat ini diberikan bukan untuk digunakan oleh pribadi atau golongan tetapi harus dikelola dengan baik, sehingga Kelompok Tani penerima bantuan Alsintan ini saling bertukar penuh. Jika tidak digunakan atau dimanfaatkan maka bantuan Alsintan ini akan ditarik dan dialihkan kapada Kelompok Tani yang lebih membutuhkan tanpa ada biaya ganti rugi dari Pemerintah Daerah.

“Penerima Kelompok Tani sudah harus mempunyai strategi dalam mengatur pola pemanfaatan, penggunaannya begitu juga administrasinya agar Kelompok Tani dapat berkembang dan mensejahterakan seluruh anggotanya,” imbuhnya.(Zul)

Pos terkait