Bengkulu||ISBCenter.com – Pasca pergantian kepengurusan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Jamik, kepengurusan baru yang diketuai Agus Setiyanto pada Rabu (21/2) siang mendatangi Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah di Balai Raya Semarak Bengkulu untuk berkoordinasi rencana pembangunan yang akan dilakukan di masjid rancangan Presiden Pertama Ir. Soekarno.

Usai audiensi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso yang turut hadir dalam pertemuan itu membenarkan bahwa kedatangan Pengurus BKM Jamik disamping silaturahmi pasca pergantian kepengurusan, juga untuk menyampaikan rencana pembangunan fasilitas penunjang di masjid bersejarah yang termasuk dalam cagar budaya itu.
“Karena Masjid Jamik merupakan cagar budaya, jadi kami akan mengusahakan agar perencanaan pembangunan fasilitas berkoordinasi dengan cagar budaya. Jadi nanti akan direncanakan satu-satuan yang bisa ditata mana yang tidak boleh dirubah,” ungkap Tejo Suroso.
Namun secara keseluruhan bagunan inti, dijelaskan Tejo tidak akan dilakukan perubahan sehingga pembangunan hanya dilakukan pada fasilitas penunjang untuk peningkatan pelayanan dan kenyamanan umat.
Diantaranya pembangunan tempat wudhu dan pagar keliling masjid.
“Nanti Dinas PUPR akan merencanakan ulang, intinya tidak ada perubahan global hanya untuk peningkatan pelayanan. Yang pasti jangan merusak yang sudah ada dan ditata lebih baik,” tutupnya.
Untuk diketahui, saat ini penataan kawasan lingkungan masjid sudah bertahap dilakukan bahkan melalui bantuan Corporate Social Reponsibility (CSR) PT. Pos Indonesia, juga semakin dipercantik dengan pembangunan taman yang baru-baru ini diresmikan Pj. Walikota Bengkulu, Arif Gunadi..(*Rozi)










