Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu, masih menunggu hasil evaluasi dan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terhadap hasil job fit atau uji kompetensi yang dilakukan terhadap 41 Pejabat Eselon II atau Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan dengan telah dikirimkannya hasil job fit tersebut ke KASN, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu diminta untuk berkoordinasi dan berkonsultasi sehingga bila sudah mendapatkan persetujuan maka akan dilakukan rolling jabatan (mutasi).
“Saya minta BKD berkoordinasi, konsultasi dengan KASN. Sesegera mungkin kalau sudah mendapatkan persetujuan kita akan lakukan rolling beberapa pejabat. Tapi bukan demosi (penurunan jabatan ASN),” jelas Gubernur Bengkulu, Rabu (21/2).
Gubernur Rohidin juga mengatakan, rolling jabatan itu kemungkinan akan dilakukan bagi pimpinan OPD yang sudah lama menjabat pada satu jabatan dengan kisaran waktu 4 – 5 tahun bahkan lebih.
Statement Gubernur tersebut juga dibenarkan Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Gunawan Suryadi yang mengatakan berdasarkan arahan pimpinan pihaknya sudah melakukan penyampaikan hasil uji kompetensi PPT Pratama yang dilakukan Tim Panitia Seleksi (Pansel) ke KASN.
Menurutnya saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari KASN terhadap rekomendasi pelaksanaan rolling jabatan tersebut, namun sesuai petunjuk Gubernur sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap masa tugas masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Di antara pejabat eselon II dari sisi masa kerja jabatan yang ada di lingkungan Pemprov, yang sudah masa kerja 5 tahun ke atas ada dua yaitu di Dinas Kesehatan (dijabat Herwan Antoni) dan Dinas Sosial (dijabat Iskandar ZO),” ungkapnya.
Namun untuk keputusan lanjutan terhadap rotasi/mutasi pejabat bersangkutan dikatakan Gunawan Suryadi tergantung pada keputusan Gubernur Bengkulu.
“Tergantung dengan pimpinan. Ini bisa diperpanjang atau tetap menjadi kepala OPD pada tempat itu atau bisa dimutasi ke OPD yang lain,” tutupnya..(*Rozi)










