Korban Kebakaran di Pengantungan Dapat Bantuan Produktif dari Gubernur Helmi

Korban Kebakaran di Pengantungan Dapat Bantuan Produktif dari Gubernur Helmi

Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menyalurkan bantuan produktif bagi warga yang tertimpa musibah. Bantuan tersebut tidak hanya bersifat konsumtif, namun diarahkan untuk menjadi modal usaha agar warga bisa segera bangkit dan mandiri secara ekonomi.

Bantuan diserahkan langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan kepada korban kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, yang digelar di Balai Raya Semarak, Senin (21/9). Pada kesempatan itu, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa satu unit sepeda motor Honda Revo dari Bank Bengkulu dan dua unit mesin jahit merek Typical dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu. Bantuan ini bersumber dari pemanfaatan dana zakat yang diperuntukkan bagi mustahik.

Taslim Handika menerima bantuan satu unit sepeda motor, sedangkan Juliani dan Ermawati masing-masing menerima satu unit mesin jahit yang diharapkan mampu menunjang usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Gubernur Helmi menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov untuk memberdayakan warga terdampak musibah, bukan sekadar meringankan beban sesaat.

“Kita ingin bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan produktif. Dengan sepeda motor maupun mesin jahit ini, penerima dapat kembali bekerja, berusaha, dan memenuhi kebutuhan keluarganya,” kata Helmi Hasan.

Ia menambahkan, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus diperkuat, terutama dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana. Pemprov Bengkulu akan terus mendorong program-program yang berpihak kepada rakyat, salah satunya melalui optimalisasi zakat untuk pemberdayaan mustahik agar lebih sejahtera.

Suasana penyerahan bantuan berlangsung hangat dan penuh haru. Para penerima mengaku bersyukur dan berharap bantuan tersebut menjadi awal kebangkitan pascakebakaran.

Salah satu penerima, Juliani, menyebut bantuan mesin jahit sangat berarti baginya. Sebagai seorang janda dengan dua anak, usaha menjahit menjadi tumpuan utama ekonomi keluarga.

“Saya menjahit sudah sembilan tahun. Sehari-hari saya menerima orderan jahitan seragam sekolah. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa lebih maksimal,” ujar Juliani kepada Media Center.

Agenda tersebut turut dihadiri Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Yulkamra, serta sejumlah pihak terkait lainnya..(*rz)

Pos terkait