Mukomuko||ISBCenter.com – Komisi Pemilihan umum kabupaten mukomuko akan melaksanakan debat kandidat calon bupati dan wakil bupati di kota Bengkulu dengan Alasan yang sangat klasik yaitu Tempat dan jaringan. Melihat keinginan KPU mukomuko ingin menyelenggarakan kegiatan debat kandidat bupati dan wakil bupati mukomuko di kota Bengkulu mendapat kritikan dari beberapa Ormas dan LSM.
Ketua LP.K-P-K Komcab Mukomuko M Toha, dimana anggaran yang di sediakan melalui APBD Kabupaten Mukomuko untuk peyelenggaraan Pemilu Mencapai Puluhan milyar ini terkesan tidak di nikmati secara utuh oleh Masyarakat kabupaten Mukomuko dalam proses pilkada tahun ini.
“ kita tau anggaran yang di gunakan ini melalui APBD Mukomuko bukan Apbd kota Bengkulu, apapun alasannya seyogya nya debat kandidat calon bupati dan wakil bupati itu harus di selenggarakan di kabupaten Mukomuko bukan di kota Bengkulu, yang memilih nanti bukan warga kota Bengkulu melainkan Masyarakat kabupaten Mukomuko “ Tegas Toha
Lanjutnya, sangat menyayangkan sikap KPU Mukomuko memilih tempat debat kandidat di kota Bengkulu dengan berbagai alasan, dimana esensi debat itu sendiri menyebarluaskan profil, visi, dan misi, serta program kerja para Pasangan Calon kepada Pemilih dan Masyarakat, memberikan informasi secara menyeluruh kepada Pemilih sebagai salah satu pertimbangan Pemilih dalam menentukan pilihannya dan menggali lebih dalam dan luas atas setiap tema yang diangkat dalam kegiatan debat publik atau debat terbuka.
“esensi debat adalah menghadirkan ide dan gagasan yang tidak saja memperkaya khasana demokrasi. Tapi juga menjadi penentu bagi masyarakat menentukan pemimpin untuk menahkodai Kabupaten Mukomuko kedepan. Tentu saja visi misi atau program kerja yang akan disampaikan oleh masing-masing pasangan calon tujuannya untuk memberikan pertimbangan kepada pemilih bisa menjatuhkan pilihannya di tempat pemungutan suara pada 27 November 2024 akan datang “ Ungkap M Toha
Ia Juga menyampaikan bahwa asas manfaat kegiatan debat kandidat ini harus bermaanfat serta memberikan edukasi untuk Masyarakat kabupaten Mukomuko,bukan sekedar ingin menghambur-hamburkan keuangan negara saja.
“ kami akan terjun langsung mempertanyakan hasil debat kandidat yang akan di selenggarakan dikota Bengkulu kepada Masyarakat kabupaten Mukomuko apakah memahami atau mengetahui kegiatan hasil dari debat kandidat nanti yang diduga menelan anggaran ratusan juta” Sampai Toha
“Dengan alasan Di Kabupaten Mukomuko Lokasi debat tidak memadai, Jaringan tidak memadai. Kenapa KPU meminta masyarakat Menyaksikan nya melalui ,Live Streming Youtub, akun media sosial. Yang Notabene nya juga Mengunakan Jaringan, Klau kendala Jaringan, Apakah masyarakat kabupaten Mukomuko bisa mendengar dan Melihat, kegiatan tersebut “ Kesal M Toha
Hal senada yang disampikan Ketua LIRA Mukomuko Salman Alfaris, Seharunya KPU menyelenggarakan di kabupaten Mukomuko biar tau manfaatnya untuk masyarakat Mukomuko.
” Bukan kah tujuan debat untuk menyampaikan visi misi calon. Agar masyarakat Mukomuko tau calon yg dia pilih. Seyogyanya acara debat di lakukan di depan masyarakat yang mau milih bukan ajak bisnis program.”ucapnya(Zul)










