Lantai SMK N 3 Dibongkar, Proyek DAK Sekolah SMP SD Mukomuko Kurang Pengawasan

Lantai SMK N 3 Dibongkar, Proyek DAK sekolah SMP SD Mukomuko kurang Pengawasan

Mukomuko||ISBCenter.com – Sudah sering diberitakan oleh media Proyek Sekolah SMK 3 dan SMK N 1 Mukomuko yang menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 Provinsi Bengkulu. Proyek Sekolah SMK ini rendahnya pengawasan dari pengawas dan Dinas terkait. Namun terjadi pembongkaran lantai keramik salah satu gedung Proyek pembangunan Gedung Laboratorium yang merupakan Proyek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu untuk SMK 03 Mukomuko pada bagian lantai terpaksa dibongkar. Menurut info proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi perencanaan awal sesuai perjanjian kontrak antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu.

Pembangunan Ruang Praktek Siswa, SMK N 3 No. DPA. Tanggal . 1.01.2.22.0.00.01.000/001/2024 tanggal 2023. Tanggal Mulai 13 Juni 2024 tanggal Selesai 9 November 2024. Nilai Kontrak Rp.1.162.219.999 Pelaksanaan Pekerjaan CV. ZENK JAYA ABADI yang terindikasi hasil temuan dilapangan pekerja yang tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ditemukan diduga tidak ada coran lantai hanya tanah timbunan di balut pelasteran pasangan Keramik lantai, dan diduga atap tidak sesuai Spesifikasi.

Terindikasi ada niat mencari keuntungan besar sehingga pemasangan granit lantai dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi, namun pekerjaan pemasangan lantai Labor tersebut terpaksa dibongkar setelah diketahui oleh Konsultan pengawas.(17/10/2024)

Salah satu tokoh masyarakat Arios Santoso mengatakan, pembongkaran tersebut terjadi pada Rabu 16/10/2024. Pembongkaran tersebut karena kuat dugaan tidak sesuai spesifikasi RAB tidak adanya coran lantai hanya tanah timbunan lalu dipasang keramik lantai.

” Kita masyarakat sudah tau sebelumnya sering diberitakan oleh media online dan sering kami baca. Dinilai proyek DAK sekolah ini dinilai rendahnya pengawasan terhadap konsultan pengawas dan dinas terkait.” Terangnya

Ia mengatakan dari awal pelaksanaan pekerjaan DAK Sekolah SMK ini dari awal rekanan atau kontraktor pelaksana lapangan jarang ditemukan hanya saja pekerja (tukang) yang ada dilapangan. Tidak kemungkinan pekerjaan tersebut asal jadi.

” Kami masyarakat berharap kepada dinas terkait atau konsultan pengawas harus benar benar memeriksa pekerjaan tersebut. Karna masih banyak pembangunan ruang lain nya di sekolah tersebut.

Sambungnya ini bukan DAK Provinsi Bengkulu saja, termasuk Proyek DAK sekolah Kabupaten Mukomuko yang yang lagi berjalan juga terdengar banyak asal jadi dan mengurai mutu pekerjaan. Juga sering diberitakan oleh media Online banyak proyek sekolah SMP dan SD swakelola untuk coran hanya tidak memakai molen hanya adukan manual sehingga mutu semen coran tidak memadai.

” Kami berharap kepada dinas terkait serta Aparat Penegak Hukum(APH) untuk bisa ikut andil dalam pengawasan pekerjaan pisik DAK Sekolah, demi untuk mutu dan kualitas sekolah. Karna ini menyangkut anggaran negara yang untuk memajukan dunia pendidikan.” Terangnya(Zul)

Pos terkait