Long Weekend Kenaikan Isa Almasih, Pekanbaru Siagakan Petugas di Jalur Padat

Kepala Dishub Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi

Pekanbaru||ISBCenter.com – Libur panjang Kenaikan Isa Almasih pada 14–17 Mei 2026 diprediksi meningkatkan volume kendaraan di Kota Pekanbaru, Riau. Untuk itu, aparat lalu lintas memperkuat penjagaan di sejumlah titik yang berpotensi terjadi kemacetan.

Di tengah tingginya mobilitas warga yang hendak berlibur, berbelanja, maupun melakukan perjalanan antar daerah, personel gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dan Ditlantas Polda Riau disiagakan. Fokus pengamanan meliputi jalan protokol, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.

Bacaan Lainnya

Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menyebut apel kesiapsiagaan digelar guna memastikan seluruh anggota siap menghadapi kepadatan arus lalu lintas.

“Selama libur long weekend ini, kemungkinan peningkatan kendaraan cukup tinggi. Karena itu kami menekankan kepada seluruh anggota untuk siaga penuh dan mengantisipasi setiap potensi gangguan di lapangan,” ujarnya dikutip Kamis, 14/5/2026.

Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan sangat krusial karena mal dan pusat perbelanjaan tidak hanya ramai oleh warga Pekanbaru, tetapi juga pengunjung dari luar kota.

“Baik kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas akan kami upayakan untuk ditekan semaksimal mungkin,” kata Masykur.

Adapun ruas jalan utama yang menjadi perhatian antara lain Jalan Jenderal Sudirman, Soekarno-Hatta, Tuanku Tambusai, dan HR Soebrantas.

Direktur Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, menegaskan seluruh personel dikerahkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama libur panjang. Patroli diperluas ke jalan utama, pusat keramaian, kawasan wisata, serta rumah ibadah yang dipadati jemaat saat peringatan Kenaikan Isa Almasih.

Pengawasan juga diperketat di Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Pekanbaru-Bangkinang. Kedua ruas ini diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan pribadi, khususnya arus dari dan menuju Sumatera Barat. Bersama pengelola tol, petugas menertibkan kendaraan yang berhenti di bahu jalan karena dapat membahayakan pengguna lain.

“Pengguna jalan tol kami imbau untuk beristirahat di rest area jika lelah, dan tidak berhenti di bahu jalan karena sangat berisiko bagi keselamatan,” ujar Jeki.

Ia juga mengingatkan pengendara agar tidak memacu kendaraan secara berlebihan atau saling mendahului ketika terjadi kepadatan, demi mencegah kemacetan dan kecelakaan.

Dengan penjagaan yang diperketat di berbagai titik, aparat berharap arus lalu lintas selama long weekend tetap terkendali sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman..(*ay)

Pos terkait