Dishub Pekanbaru Minta Pengelola SPBU Tertibkan Antrean Solar, Antisipasi Macet di Jalan

Kepala Dishub Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi

Pekanbaru||ISBCenter.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru menginstruksikan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengatur antrean kendaraan pembeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar pada Rabu (21/10/2026).

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

Langkah tersebut diambil guna mencegah penumpukan truk dan kendaraan besar yang meluber ke badan jalan hingga memicu kemacetan arus lalu lintas.

Bacaan Lainnya

Penumpukan kendaraan rutin terjadi di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru saat pasokan Solar tiba di lokasi pengisian. Antrean panjang kendaraan besar tersebut kerap menutup akses jalan utama serta menyulitkan kendaraan pribadi yang hendak masuk ke area SPBU.

Menanggapi kondisi itu, Kepala Dishub Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi menegaskan pentingnya peran aktif pengelola SPBU dalam menjaga ketertiban antrean.

“Kami mengingatkan pengelola SPBU agar memastikan antrean BBM berlangsung tertib,” kata Masykur Tarmizi, Rabu (21/10/2026).

Ia memastikan jajaran personel Dishub Kota Pekanbaru telah dikerahkan ke lapangan untuk memantau serta mengurai titik-titik kemacetan di sekitar SPBU. Pihaknya meminta pihak pengelola SPBU kooperatif dalam menata barisan kendaraan agar tidak mengganggu hak pengguna jalan lainnya.

“Kami butuh dukungan dari pengelola SPBU, kami mengingatkan antrean berjalan tertib,” ujar Masykur Tarmizi.

Pemerintah Kota Pekanbaru memahami tingginya kebutuhan para pengemudi armada angkutan terhadap ketersediaan pasokan Solar subsidi. Namun, para sopir truk dan kendaraan besar diimbau tetap disiplin dalam mengantre tanpa memakan sebagian bahu maupun badan jalan umum.

Pengawasan ketat akan terus dilakukan petugas di lapangan terutama pada jam-jam rawan pengisian BBM di titik SPBU padat kendaraan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran akses transportasi publik di seluruh wilayah Pekanbaru.

“Satu sisi pengemudi butuh BBM, namun di satu sisi jangan sampai terjadi penumpukan kendaraan,” kata Masykur Tarmizi..(*ay)

Pos terkait