Museum Sang Nila Utama Akan Segera Berbenah

Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau

Riau||ISBCenter.com – Kepala UPT Museum Sang Nila Utama dan Taman Budaya Provinsi Riau Tengku Leni Rahayu, S.SOS mengakui bahwa museum sang nila utama harus berbenah, karena kita banyak menerima keluhan dari masyarakat apabila mengunjungu museum kebanggan masyarakat Riau ini.

Hal ini dikatakanya bahwa dari diresmikannya Museum Sang Nila Utama pada tahun 1994, belum ada dilakukan rehabilitasi dan perbaikan baik dari bangunan ataupun vitrin-vitrin tempat penyimpanan koleksi museum, hal ini dikarenakan dana untuk museum sangat minim untuk perbaikan dan rehabilitasi fasilitas museum.

Bacaan Lainnya

“Memang sejak berdirinya Museum Sang Nila Utama belum ada rehabilitasi berat baik itu bangunan ataupun vitrin-vitrin tempat penyimpanan koleksi,” ujarnya.

Dikatakan Tengku Leni Rahayu, S.SOs, Untuk Pencahayaan dan ruangan memang tidak nyaman dirasakan ketika masuk museum, ini dikarenakan Ac dan lampu tidak bisa dihidupkan semua karena Daya untuk listrik museum masih bergabung dengan Dinas Kebudayaan. kalau dipaksakan MCB akan down (membalik), insyaAllah tahun ini kita akan melakukan penambahan daya dan pembuatan panel baru khusus untuk museum sang nila utama.

“Tahun ini kita sudah menganggarkan untuk penambahan daya dan pemasangan meteran baru dan panel baru untuk museum, yang nantinya museum akan terpisah listriknya dari Dinas Kebudayaan,” Lanjutnya.

Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau sangat mengharapkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Riau untuk melakukan rehabilitasi berat, seperti atap bangunan yang sudah mulai banyak bocor, Vitrin-vitrin tempat penyimpanan koleksi yang mulai lapuk, dan semua akan ditata ulang sesuai standar museum nasional, karena sangat disayangkan museum yang begitu banyak menyimpan sejarah Provinsi Riau ini dibiarkan begitu saja tanpa ada perbaikan, agar masyarakat untuk berkunjung bisa nyaman, disamping penyimpanan koleksi sejarah museum juga menjadi tempat untuk edukasi anak muda, pelajar untuk belajar sejarah Kemajuan Provinsi riau.

Dilanjutkan Tengku Leni Rahayu bahwa untuk perbaikan menyeluruh Museum Sang Nila Utama sudah mengajukan anggaran untuk rehabilitasi atap, plafond dan piri-piri, pengecatan, instalasi listik dan pergantian vitrin baru sebesar 2, 7 milyar Pada APBD tahun 2025 tapi belum disetujui dan terealisasi, semoga kedepan ini bisa direalisakan dalam APBDP atau APBD 2026.

“Kita sangat berharap Usulan dana untuk rehabilitasi museum Sang Nila Utama bisa segera direalisasikan agar Museum sang Nila Utama bisa Berbenah seperti museum-museum daerah lain yang semakin modern dan maju,” tutup Kepala UPT…(*Ind)

Pos terkait