Pekerjaan Fisik DAK Sekolah 2024 Terkesan Asal Jadi, Ini Tanggapan Kadis

Pekerjaan Fisik DAK Sekolah 2024 Terkesan Asal Jadi

Mukomuko||ISBCenter.com — Kegiatan DAK fisik sekolah SMP dan SD Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2024 sedang berjalan sesuai jadwal yang ditentukan, ditahun 2024 sekarang ini. pengerjaan di laksanakan yang di Swakelola kan oleh panitia sekolah. Kebanyakan programnya revitalisasi atau program tuntas jadi anggaranya per sekolah.

Penerima DAK cukup lumayan besar, namun dari beberapa investigasi lapangan, diduga banyak sekali pengerjaanya tidak sesuai Speck, serta mengurangi yang tertera di kontrak mulai dari penyediaan bahan material bangunan, dan perlengkapan pekerjaan seperti tidak adanya molen di lokasi kerja, namun yang ada molen cuma sekedar pajangan, dan tidak adanya perlengkapan K3.

Jelas dalam hal ini secara kasat mata kekuatan bangunan itu sendiri tidak kokoh apa bila coran hanya memakai adukan manual dan sedangkan untuk penimbunan pondasi pondasi diduga memakai timbunan ilegal.

Yang menjadi pertanyaan para sosial kontrol apakah memang dibiarkan dari dinas terkait tanpa ada pengawasan. Saat media ingin meminta konfirmasi kepada pihak konsultan pengawas sekaligus konsultan perencana, namun sangat disayangkan, yang bersangkutan tidak ada ditempat.

Oleh karena itu tim investigasi sebanyak Tiga orang dari berbagai media yang berbeda hanya mampu berbincang seadanya dengan tukang, guru yang ada disekolah yang tidak tahu persoalan tentang proyek fisik DAK. Dalam bincangan sama guru tersebut, Beliau mengatakan bahwa, Dirinya hanyalah sebagai guru biasa. Namun untuk mau lebih terangnya kebetulan kepala sekolah lagi diluar daerah, dan untuk panitia sedang tidak ada disekolah perkataan tersebut di sampaikan kepada Awak Media yang ikut mengkonfirmasinya. Jum’at (6/9/2024)

“kami hanya guru biasa, untuk mau lebih terangnya, kepada kepala sekolah namun kepala sekolah sedang ada musibah keluarga belum bisa ditemui. Sedangkan ketua panitia proyek fisik dak lagi tidak ada lokasi. mengenai untuk pertanyaan tentang progres silahkan ditanyakan kepada Kepala Sekolah, karena Beliau lah’ yang diserahi tanggung jawab untuk mengatur segala sesuatunya,” tuturnya.

Dengan adanya berbagai temuan di lapangan tentang pengerjaan dan material yang boleh di kata diduga tidak sesuai Speck bisa di artikan bahwa pengawasan dari internal pejabat Disdik sangat minim atau kurang optimal pun begitu konsultan pendamping hampir di setiap sekolah yang mendapatkan DAK tidak pernah ada dijumpai. Hal ini perlu adanya evaluasi oleh Dinas terkait khususnya para Kasi dan Kabid sesuai dengan tupoksi jabatan yang dipercayakannya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Epi Mardiani S.Pd, mengatakan, terima kasih terhadap para awak media telah memberitahukan apa kendala dilapangan tentang proyek fisik Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di Swakelola kan kepada Kepala Sekolah. Untuk dari Dinas akan konsultasi lagi sama pengawas sultan untuk lebih teliti lagi tentang pekerjaan yang dikerjakan di setiap sekolah yang mendapatkan kan proyek fisik DAK.

” Nanti kita kordinasi lagi kepada pengawas sultan, dan serta lebih teliti lagi terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek fisik DAK yang di Swakelola kan terhadap sekolah tersebut. Terutama tiem teknis harus benar benar mengawasi terhadap pekerjaan tersebut demi mutu proyek sekolah tersebut.” (Zul)

Pos terkait