Mukomuko||ISBCenter.com – Pelaku Pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meminta pemerintah Kabupaten Mukomuko menyediakan kebijakan afirmatif untuk acara HUT ke 22 Kabupaten Mukomuko. Novi pelaku pedagang menilai di tiadakan acara HUT ke 22 Kabupaten Mukomuko ini bisa membawa dampak bagi daya beli masyarakat yang berpengaruh bagi kelangsungan UMKM.

“Sebab, UMKM adalah tulang punggung perekonomian” kata Novi, Jum’at, 7/02/2025
Novi mengatakan, agar pemerintah Kabupaten Mukomuko tidak membatalkan kegiatan HUT atau malam puncak penutupan dengan artis. Kepada pemerintah mempertimbangkan kembali supaya acara penutupan di adakan, diakui nya untuk saat ini daya beli untuk pedangan menurun drastis.
Lebih lanjut, Novi menganggap ” karena acara HUT Kabupaten ini hanya satu kali dalam satu tahun.” Terangnya
Selain itu, ia berharap pemerintah mengadakan HUT ini dengan mendatangkan artis karena masyarakat hanya menikmatinya satu tahun sekali. Dengan diadakan HUT ini akan menjadi Peningkatan untuk mendorong usaha mikro dan kecil.
Menurutnya, hanya ada 0,1 persen UMKM yang merupakan usaha menengah, sisanya adalah usaha mikro dan kecil. Sehingga, kata dia, dalam rangka HUT kabupaten ini sangat membantu UMKM karena daya beli akan lebih tinggi.
“Hut Ke 22 Kabupaten Mukomuko ini Salah satu sumber akan meningkatkan daya beli masyarakat bagi usaha kecil, dan pedagang kaki lima,” ucap dia.
” Kami sebagai pedagang kecil ini sangat berharap kepada pemerintah daerah mempertimbang supaya acara penutupan untuk mendatangkan artis. Karena mendorong daya beli bagi kami pedagang.”tutupnya (Zul)










