Pemdes Tambakrejo Blitar Gelar Rangkaian Bersih Desa, Wayang Kulit dan Upacara Larung Sesaji di Pantai

Pemdes Tambakrejo Blitar Gelar Rangkaian Bersih Desa, Wayang Kulit dan Upacara Larung Sesaji di Pantai

Blitar|ISBCenter.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Tambakrejo memperingati Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H atau yang dikenal sebagai Malam 1 Shuro, melaksanakan rangkaian kegiatan bersih desa yang dilengkapi dengan pagelaran wayang kulit pada Rabu 17 Juni 2026 bertempat di Balai Desa Tambakrejo kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar malam hari dan dilanjutkan upacara Larung Sesaji di Pantai Tambakrejo pada Kamis, 18 Juni 2026.

Pagelaran wayang kulit bersama Dalang Ki Dimas Suprobo dengan lakon Ringgit Waculo, bintang tamu Jo Klitik Jo Klitik. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wujud nyata pelestarian warisan budaya leluhur.

Bacaan Lainnya

Nampak hadir Camat Wonotirto, Kapolsek Wonotirto, Kades bersama seluruh perangkat desa Tambakrejo, Polairud pantai Tambakrejo, TNI Angkatan Laut, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga dari berbagai kalangan usia.

Pagelaran ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ditawarkan di sekitar lokasi acara, terutama berupa makanan dan minuman khas.

Dengan demikian, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana efektif untuk mendongkrak dan mengembangkan perekonomian lokal di Desa Tambakrejo.

Kepala Desa (Kades) Tambakrejo Surani mengatakan, bahwa memang di desa Tambakrejo ada suatu kegiatan sakral setiap satu tahun sekali tepatnya 1 suro yang bersamaan dengan bersih desa dan kalau orang jawa namanya Nyadran (mengirim doa para leluhur) dilanjutkan pagelaran wayang kulit, esok harinya iring iring larung sesaji ke pantai Tambakrejo.

“Tahun ini rangkaian kegiatan Bersih Desa Tambakrejo murni dari program ADD 2026, bukan dari Swadaya masyarakat,”ucap Surani pada awak media.

Ia berharap sebagai kepala Desa bisa melindungi masyarakat luas, terutama masyarakat Tambakrejo ini damai sejahtera dan apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud.

“Semua kegiatan ini benar-benar dijalankan sesuai dengan mekanisme, maka dari itu saat ini kita atur ketat sehingga tidak ada penyelewengan yang tidak sesuai dengan harapan kita,”pungkasnya..(Ema)

Pos terkait