Pemerintah Mukomuko Daftarkan 15 Inovasi ke IGA 2026, Target Jadi Daerah Inovatif

Pemerintah Mukomuko Daftarkan 15 Inovasi ke IGA 2026, Target Jadi Daerah Inovatif

Mukomuko||ISBCenter.com – Pemerintah Kabupaten Mukomuko kembali berpartisipasi dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Sebanyak 15 inovasi dari OPD dan Kecamatan didaftarkan untuk mendongkrak indeks inovasi daerah.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) mengikuti ajang kompetisi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

IGA merupakan ajang tahunan Kemendagri yang diikuti seluruh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk mengukur dan memberi penghargaan kepada daerah yang inovatif.

Dalam kesempatan ini, Bapperida Mukomuko yang membidangi urusan riset dan inovasi mendaftarkan sebanyak 15 inovasi, terdiri dari inovasi digital dan non digital.

Ke-15 inovasi tersebut merupakan hasil seleksi tingkat daerah dalam kegiatan Mukomuko Competition Innovation Award yang telah dilaunching Bupati Mukomuko beberapa bulan lalu. Kegiatan itu diikuti oleh pimpinan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dunia usaha, dan perbankan.

Kepala Bapperida Kabupaten Mukomuko, Singgih Pramono, di ruang kerjanya, Rabu (13/8/2026) menyampaikan pihaknya telah menerima surat Kemendagri Nomor 400.10.11/1887/BKSDN tentang Pedoman Umum Penilaian Inovasi Daerah dan Pemberian Penghargaan IGA Tahun 2026.

“Kami ikut berpartisipasi dengan mendaftarkan 15 inovasi. Rinciannya 10 inovasi dari Perangkat Daerah dan 5 inovasi dari Kecamatan,” ujar Singgih.

Awalnya, kata Singgih, target setiap OPD minimal mendaftarkan 1 inovasi. Namun target itu belum sepenuhnya tercapai.

“Dengan modal 15 inovasi ini, kami tetap maju berpartisipasi dengan target minimal indeks inovasi daerah kita naik menjadi daerah inovatif,” jelasnya.

Ia berharap ke depan seluruh perangkat daerah, desa, lembaga pendidikan, pihak swasta dan perbankan dapat terdorong untuk terus berinovasi.

“Karena saat ini inovasi adalah kunci dalam peningkatan pelayanan publik dan daya saing daerah. Daerah dengan indeks inovasi yang baik juga akan mendapatkan alokasi insentif fiskal dari pemerintah pusat,” tutupnya.

Laporan terkait keikutsertaan Pemkab Mukomuko dalam IGA 2026 ini juga telah disampaikan kepada pimpinan daerah..(Zul)

Pos terkait