Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan seorang oknum camat di lingkungan SMPN 1 Bengkulu Selatan. Kasus ini kini dalam penanganan Inspektorat untuk memastikan kronologi dan fakta sebenarnya.
Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, membenarkan pihaknya telah menerima laporan awal dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Laporan tersebut terkait insiden yang diduga terjadi saat seorang wali murid mendatangi sekolah guna menanyakan nilai akademik anaknya.
“Kami sudah instruksikan Inspektorat untuk segera melakukan penelusuran dan pemeriksaan sesuai prosedur. Jika benar terjadi, perilaku seperti ini tentu sangat disayangkan dan tidak mencerminkan etika pejabat publik,” tegas Susmanto, Selasa (2/6/2026).
Susmanto menekankan bahwa Pemkab Bengkulu Selatan berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan mengenai perilaku aparatur secara objektif. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas institusi sekaligus menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu diduga terjadi pada Jumat, 29 Mei 2026. Oknum camat tersebut mendatangi SMPN 1 Bengkulu Selatan karena tidak puas dengan hasil akademik anaknya. Dalam insiden itu, yang bersangkutan diduga meluapkan emosi hingga merusak sejumlah fasilitas sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, Inspektorat masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Pemkab Bengkulu Selatan memastikan proses akan berjalan transparan dan sesuai aturan yang berlaku..(*1dn)










