Pemkab Mukomuko Perjuangkan Pembangunan Jembatan Lubuk Selandak ke Kementerian

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Ir.Apriansyah,ST.MT  didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Muhammad Yusuf,ST ketika dikonfirmasi, Selasa (04/02/2025).

Mukomuko||ISBCenter.com – Masyarakat Khususnya di wilayah Kecamatan Teramang Jaya berharap kepada pemerintah daerah (Pemda) Mukomuko untuk bisa membangun jembatan Lubuk Selandak. Pembangunan jembatan ini menjadi harapan masyarakat untuk mempermudah akses dalam beraktivitas serta mengeluarkan hasil pertanian.

Untuk mewujudkan harapan masyarakat di wilayah Kecamatan Teramang Jaya ini, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR ) Mukomuko terus berupaya memperjuangkan untuk mewujudkan pembangunan Jembatan Lubuk Selandak, Kecamatan Teramang.

“Untuk pembangunan jembatan Lubuk Selandak ini kami terus berupaya semaksimal mungkin agar harapan masyarakat ini bisa terwujud, dan beberapa waktu lalu kami telah melakukan rapat bersama pihak BPJN Bengkulu terkait metodologi Erection jembatan Lubuk Selandak,”kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Ir.Apriansyah,ST.MT  didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Muhammad Yusuf,ST ketika dikonfirmasi, Selasa (04/02/2025).

Dikatakan Apriansyah bahwa terkait jembatan Lubuk Selandak segala tahapan dan proses dan administrasi yang diminta oleh pihak Kementerian terus dilengkapi oleh pihak Dinas PUPR Mukomuko agar izin atau persetujuan hibah jembatan rangka dari Kementerian PUPR bisa terealisasi.

“Pada tahun 2024 lalu kami  telah mendapatkan rekomendasi teknis (rekomtek) pembangunan Jembatan Lubuk Selandak dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Rekomtek BPJN ini sendiri sebagai syarat mutlak atau landasan dasar untuk mendapatkan izin prinsip hibah jembatan rangka dari Kementerian PUPR,”jelasnya.

Ditambahkanya, untuk pelaksanaan pembangunan dan pengangkutan rangka jembatan Jembatan Lubuk Selandak alam dikerjakan di tahun 2025.

“Insyaallah tahun ini terealisasi, saat ini sedang berproses asistensi di tingkat Sekretaris Dirjen Bina Marga, tahapan ini selesai kita sudah bisa tender di daerah sambil menunggu persetujuan hibah terbit dari Menteri PU,”demikian Apriansyah (*Zul )

Pos terkait