Bengkulu||ISBCenter.com – Layanan penerbangan dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu menuju Jakarta kembali beroperasi normal pada Selasa, 8 September 2026. Kepastian ini mengakhiri penghentian operasional selama dua hari akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Penerbangan perdana yang menandai kembali dibukanya rute tersebut adalah Batik Air tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yang lepas landas tepat pukul 06.00 WIB.
Setelah penerbangan awal tersebut, aktivitas di Bandara Fatmawati Soekarno kembali padat. Sejumlah maskapai kembali melayani rute Bengkulu-Jakarta, yakni Super Air Jet pukul 09.55 WIB, Citilink pukul 12.20 WIB dan 14.25 WIB, serta Batik Air kembali pada pukul 15.50 WIB.
Rute sebaliknya, Jakarta menuju Bengkulu juga telah kembali dilayani, termasuk oleh maskapai Citilink dan Batik Air.
Kembalinya operasional Batik Air pagi tadi menjadi penanda resmi dibukanya kembali layanan keberangkatan dan kedatangan di bandara kebanggaan warga Bengkulu tersebut.
General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Trisna Wijaya, mengatakan pembukaan kembali operasional dilakukan setelah hasil evaluasi menunjukkan kondisi ruang udara di beberapa bandara utama yang terdampak sudah aman untuk penerbangan.
“Untuk berangkat dan tiba tinggal koordinasi dengan Airlines dan Airnav, terkait jadwal takeoff landing di Soekarno-Hatta-nya. Harusnya pesawat Batik terbang pertama pagi ini,” kata Trisna.
Ia menjelaskan, sejak Selasa dini hari, tiga bandara yang sebelumnya terdampak abu vulkanik telah kembali beroperasi normal. Ketiga bandara tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.
Pihak Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu saat ini masih terus berkoordinasi intensif dengan pihak maskapai dan AirNav Indonesia untuk penyesuaian jadwal takeoff dan landing, guna memastikan seluruh penerbangan berjalan aman dan lancar sesuai slot di Bandara Soekarno-Hatta.
Sebelumnya, Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu terpaksa menghentikan seluruh layanan penerbangan selama dua hari sebagai langkah antisipasi keselamatan akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Dengan normalnya kembali penerbangan Bengkulu-Jakarta, mobilitas masyarakat yang sempat tertunda kini dapat kembali berjalan normal melalui Bandara Fatmawati Soekarno..(*rz)










