Bengkulu||ISBCenter.com – Komitmen menjaga kelestarian laut Bengkulu diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepakatan antara Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Gubernur Bengkulu hadir langsung dalam kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Orca, Lantai 11 Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Jakarta Pusat, Selasa (19/5).
Nota kesepakatan ini mengatur tentang Sinergi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Provinsi Bengkulu. Kolaborasi tersebut mencakup patroli bersama, pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas SDM pengawas, serta penindakan terhadap praktik illegal fishing dan perusakan ekosistem pesisir.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai, kerja sama ini menjadi instrumen penting untuk mengamankan potensi kelautan yang menjadi tumpuan ekonomi ribuan nelayan dan pelaku usaha perikanan di daerah. Dengan garis pantai sepanjang lebih dari 525 km, Bengkulu memiliki kekayaan laut yang harus dijaga dari ancaman eksploitasi berlebihan dan pelanggaran aturan.
“Sinergi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengawasan serta menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan di Provinsi Bengkulu demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” tegas Gubernur dalam sambutannya.
Melalui kesepakatan tersebut, Pemprov Bengkulu dan Ditjen PSDKP juga akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pengawasan, termasuk sistem pemantauan kapal perikanan berbasis satelit dan pelibatan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) di tingkat desa pesisir.
Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha perikanan, serta menjamin keberlanjutan stok ikan untuk generasi mendatang. Selain itu, sinergi ini juga diarahkan untuk mendukung program ekonomi biru dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor kelautan dan perikanan..(*2b)










