Pjs Bupati Mukomuko Bangga Tari Sakora Ditetapkan Jadi WBTB

Penjabat Sementara Bupati Mukomuko,M.Rizon,S.Hut,M.Si mengapresiasi dan bangga karena tari Sakora Kabupaten Mukomuko telah di tetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Mukomuko||ISBCenter.com – Penjabat Sementara Bupati Mukomuko,M.Rizon,S.Hut,M.Si mengapresiasi dan bangga karena tari Sakora Kabupaten Mukomuko telah di tetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

“Ini merupakan capaian yang luar biasa karena tari Sakora di daerah ini ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda oleh Kemendikbud RI pada bulan Agustus lalu, dan kemarin penghargaan WBTB ini sudah diterima, bisa ditetapkan menjadi WBTB ini banyak perjuangan, proses dan tahapan yang harus di lalui,”kata Pjs Bupati Mukomuko, M.Rizon ketika dikonfirmasi usai upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bengkulu ke -56 tahun 2024, Senin (18/11).

Usai upacara HUT Provinsi Bengkulu ke-56 ini, Pjs Bupati, M Rizon, S.Hut, M.Si, berpantun sambil berdendang ‘Mak Inang Salendang’ dalam tari Sakora dan juga diikuti Ketua DPRD Mukomuko, Zamhari, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Ali Saftaini, SE, Sekda Mukomuko, Dr. Abdiyanto, Kepala FKPD Mukomuko, Kepala OPD Mukomuko dan tamu undangan lainnya menari Sakora yang dipandu langsung oleh komunitas tari Sakora Awak Mukomuko.

Ditambahkannya, bahwa Pemkab Mukomuko terus mendukung dan mensupport kegiatan positif pelestarian budaya di Mukomuko. Dan diharapkan kedepannya ada budaya asli daerah Mukomuko bisa kembali ditetapkan menjadi WBTB oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pjs Bupati Mukomuko juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan tari Sakora dan budaya Mukomuko lainnya yang telah ditetapkan menjadi WBTB.

“Diharapkan  Tari Sakora ini terus bisa dikembangkan dan dilestarikan oleh masyarakat di daerah ini. Dan semoga kedpan budaya di daerah ini kembali ditetapkan menjadi WBTB,”pungkasnya (*Zul )

Pos terkait