Pohon Besar di Depan Rumah Prabowo Tumbang

Batang pohon besar ambruk menimpa satu unit mobil di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan dekat rumah Prabowo Subianto

Jakarta||ISBCenter.com – Sebuah pohon besar ambruk menimpa satu unit mobil di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan hanya berjarak sekitar 20 meter dari kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, pada Selasa (16/1/2024) siang.

Seorang saksi mata bernama Ganjar Andika mengungkapkan, pohon ambruk itu berkisar kurang lebih 10 meter. Menimpa satu unit mobil Fortuner yang terparkir tepat di bawahnya, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Bacaan Lainnya

“Dia menyebut hanya ada mobil salah satu tv swasta yang lewat sebelum pohon tumbang, itu pun sekitar 10 menit sebelum kejadian. “Bruuaaaaakkkkkkk, kayak ini saja, apa, kayak gemuruh gitu (suaranya),” ucapnya.

Usai kejadian, petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan datang ke lokasi dan langsung melakukan evakuasi.

Petugas berhasil mengevakuasi mobil yang diketahui milik dokter di Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Mabes Polri, Sri Wahyuni, sekitar pukul 15.40 WIB setelah memotong pohon yang tumbang menjadi ukuran kecil. Namun, kondisi mobil rusak cukup parah. Bagian atap mobil ringsek dan ukurannya menyusut menjadi setengahnya.

Kedua ban belakang mobil itu juga bocor akibat entakan hebat dari pohon yang tumbang. Akar membusuk Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, tumbangnya pohon di depan Rumah Prabowo disebabkan oleh kondisi akarnya yang sudah membusuk.

Isnawa memastikan, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden pohon tumbang ini. “Untuk korban jiwa nihil (tidak ada),” kata Isnawa dalam keterangannya, Selasa.

Sementara itu, Sri selaku pemilik mobil mengaku bahwa ia tengah berada di kantor saat pohon tumbang dan menimpa mobilnya.

“Saya parkir mobil di sini sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Jadi Alhamdulillah hanya mobil saja (korbannya). Kalau sampai ada orangnya tadi sangat bahaya tentunya dan itu bakal menjadi hal yang sangat mengenaskan,” kata Sri kepada wartawan di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa.

Berkait mobilnya yang menjadi rusak parah akibat tertimpa pohon, Sri berharap ada ganti rugi dari pihak terkait.

“Tentu, saya berharap adanya ganti rugi dari Dinas Pertamanan DKI,” ujar Sri.

Menurut Sri, Dinas Pertamanan DKI memiliki andil dalam peristiwa ini. Sebab, mereka membiarkan pohon yang kondisinya telah rapuh karena dimakan usia.

“Saat ini memang musim hujan, tetapi hari ini tidak dalam kondisi hujan dan tiba-tiba ada pohon sebesar itu tumbang. Jadi seharusnya dari Dinas Pertamanan DKI memberi perhatian penuh terhadap pohon-pohon yang beresiko seperti ini,” tutur dia.

Menanggapi apa yang disampaikan Sri, Kepala Sudin Tamhut Jakarta Selatan Elly Sugestianingsih menyampaikan bahwa yang bersangkutan bisa mendapat ganti rugi atas kerusakan mobilnya.

“Bisa mengajukan (klaim santunan asuransi),” kata Elly saat dikonfirmasi, Selasa.

Elly menyebut, Sri bisa menyiapkan sejumlah berkas untuk mencairkan santunan asuransi. Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan, antara lain surat keterangan polisi, foto dokumentasi dari kerusakan properti, surat pernyataan bahwa kendaraan tidak diasuransikan, dan estimasi biaya perbaikan.

“Selain dokumen di atas, pemilik harus menyiapkan dokumen administrasi berupa KTP, SIM, dan STNK kendaraan,” tutur dia.

Setelah semua dokumen lengkap, pemilik mobil bisa mengantarkan berkasnya ke kantor Sudin Tamhut di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan.

Berkas tersebut bakal diteliti untuk menaksir nilai kerugian. “Untuk nominal, kerugian atau kerusakan material, baik properti atau kendaraan memiliki nilai maksimal Rp 25 juta per unit,” imbuh dia.(*Tek)

Pos terkait