Program Rp100 Juta per RW di Pekanbaru Resmi Berjalan, Terima 761 Usulan Pembangunan

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin rapat pembahasan program pembangunan Rp100 juta per RW, bertempat di aula Mal Pelayanan Publik (MPP) DPM-PTSP

Pekanbaru||ISBCenter.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mencatat sebanyak 761 usulan pembangunan masuk dalam program Rp100 juta per Rukun Warga (RW) pada tahun anggaran 2026.

Data rekapitulasi dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) menunjukkan, pembangunan saluran lingkungan menjadi usulan paling dominan dengan total 357 usulan. Kemudian disusul pembangunan jalan lingkungan sebanyak 235 usulan dan pembangunan posyandu sebanyak 51 usulan.

Selain itu, terdapat usulan pembangunan masjid/musholla/MDA sebanyak 39 usulan, pemasangan lampu jalan 26 usulan, pembangunan gedung serbaguna 18 usulan, dan normalisasi anak sungai/saluran primer 15 usulan.

Usulan lainnya meliputi pembangunan gapura 6 usulan, sarana olahraga 3 usulan, trotoar 3 usulan, pengaspalan jalan 2 usulan, pembangunan jembatan 2 usulan, pos ronda 2 usulan, serta masing-masing 1 usulan untuk MCK dan pembangunan turap anak sungai.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, memastikan program yang menjadi salah satu program prioritas tersebut saat ini sudah mulai direalisasikan.

“Rp100 juta per RW ini sekarang sudah jalan,” ungkap Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, usai memimpin rapat pembahasan program pembangunan Rp100 juta per RW, bertempat di aula Mal Pelayanan Publik (MPP) DPM-PTSP, Kamis (20/8/2026).

Agung menyebutkan, dalam rapat evaluasi tersebut juga ditemukan beberapa usulan yang tidak dapat diakomodir karena berada di luar kewenangan pemerintah kota.

“Karena (yang diusulkan) itu bukan kewenangan kota, ada kewenangan provinsi dan pusat. Kita sedang melakukan penyesuaian agar apa yang dilakukan ini sesuai dengan aturan,” ucap Agung.

Dengan telah selesainya proses pengukuhan Ketua RT dan RW terpilih di 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru, Agung berharap pelaksanaan program ini dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Karena pak RW dan pak RT kan sudah selesai dilantik semuanya, harapannya ini betul-betul bisa berjalan dengan baik,” tutup Agung.

Rapat pembahasan tersebut turut dihadiri Asisten I Syamsuwir, Asisten II Ingot Ahmad Hutasuhut, sejumlah pimpinan OPD, serta para camat dan lurah di lingkungan Pemko Pekanbaru..(*ay)

Pos terkait