Wabup Gustianto Buka High Level Meeting TPID Seluma, Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Harga

Wabup Gustianto Buka High Level Meeting TPID Seluma, Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Harga

Seluma||ISBCenter.com – Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, secara resmi membuka kegiatan High Level Meeting Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seluma Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula BKD Kabupaten Seluma, Kamis (20/8/2026), dengan mengusung tema “Memperkuat Sinergi dan Aksi Pengendalian Inflasi di Kabupaten Seluma,”.

Acara dihadiri unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Bengkulu Hendra Gunawan, S.E., M.Si., Perwakilan Bank Indonesia Cabang Provinsi Bengkulu Helmy Mu’nis, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Dadang Kosasi, ST., MT., para Kepala OPD yang tergabung dalam TPID, serta tamu undangan lainnya.

Ketua panitia pelaksana, Dedi Setiawan, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seluma dalam memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan ekonomi daerah.

“Pengendalian inflasi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah. inflasi yang terkendali akan memberikan kepastian bagi masyarakat, pelaku usaha, petani, pedagang, serta pemerintah dalam menjalankan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

“TPID Kabupaten Seluma dituntut untuk tidak hanya melakukan pemantauan harga, tetapi mampu mengidentifikasi sumber tekanan inflasi sejak dini, mengambil langkah antisipatif, serta membangun koordinasi lintas sektor secara efektif,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gustianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja bersama.

“Pengendalian inflasi harus menjadi tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi, koordinasi, data yang akurat, respons yang cepat, serta aksi nyata dari seluruh pihak.”

Wabup juga mengajak seluruh anggota TPID untuk membangun pola kerja yang lebih konkret dan terukur, mulai dari pemantauan harga di lapangan, identifikasi masalah, penyiapan solusi, pelaksanaan aksi, hingga evaluasi hasil.

“Mari bangun sinergi yang lebih kuat, bersama kita jaga stabilitas harga, perkuat ketahanan pangan, dan dorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Seluma,” pungkas Wabup..(*3ln)

Pos terkait