Reskan Efendi Resmi Mundur Dari Ketua DPD II Partai Golkar Bengkulu Selatan, Ini Alasanya

H Reskan Effendi Awaludin SE

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com-Reskan Efendi alias Pak Bowo, Ketua DPD Partai Golkar resmi mengundurkan diri dari Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu Selatan.

Kabar kemunduran orang yang pernah menjabat sebagai Mantan Bupati Bengkulu Selatan tersebut tentu saja sangatlah mengejutkan.

Bacaan Lainnya

“Saya resmi mengundurkan diri sebagai ketua DPD partai dan kepengurusan partai Golkar di BS, kemarin (7/5/2023). Bahkan secara resmi sudah ditanda tangani surat pengunduran diri,” kata Reskan Effendi.

Kecewa dirinya di tuding sebagai perusak di Partai Golkar oleh Prof.Dr.drh.H.Rohidin Mersyah M.MA maka H. Reskan Efendi Awaludin yang sering di sapa Pak Bowo mantan Bupati Bengkulu Selatan serta selaku Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) resmi mengundurkan diri sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bengkulu Selatan.

Tak hanya itu, rasa kecewa teramat dalam terhadap perkataan pimpinannya di Golkar Bengkulu juga membuat Pak Bowo tak mau lagi mendukung Rohidin Mersyah yang pernah menjadi wakil bupatinya pada periode 2010-2015 yang lalu untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2024.

“Selagi Ketua dan Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu Rohidin dan Samsu, saya pastikan tidak akan mendukung mereka. Karena sangat sakit dikatakan perusak partai Dan sampai saat ini saya masih bertanya-tanya perusak di mana,” ungkap Pak Bowo.

Diceritakan Reskan bahwa sebelumnya ia pernah diminta Partai Golkar untuk menarik anaknya yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Partai Hanura untuk bergabung ke Partai Golkar dan Ia pun sudah menyampaikan ke anaknya yang bernama Ria Oktarina akan permintaan Golkar. Sang anak pun bersedia, namun dengan syarat jika dia bergabung ke Golkar maka nomor urut 1 caleg DPRD Provinsi Bengkulu menjadi miliknya,Akan tetapi permintaan sang anak tidak bersedia diakomodir oleh internal Partai Golkar. Sehingga anaknya pun memilih tetap berada di Partai Hanura untuk Pemilu 2024.

“Mungkin ketersinggungan ketua mengatakan kami perusak disebabkan dengan permintaan bergabung anak kandung saya yang merupakan kader dari Partai Hanura. Tetapi porpol tidak bisa mengakomodir hal tersebut. Mungkin disitulah muncul perkataan saya merupakan perusak partai,” jelas Reskan.

Dikabarkan  bahwa mantan Ketua DPD Partai Golkar BS, Reskan Efendi bergabung dengan Partai PAN. dan akaan maju dalam Pemilihan Calon Bupati Bengkulu Selatan dari Partai PAN..(**RH)

Pos terkait