Mukomuko||ISBCenter.com – SDN 02 Desa Bunga Tanjung Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu rusak parah, ada Tiga kelas yang kondisinya sudah memprihatinkan. Orang tua (Ortu) siswa di sekolah tersebut berharap adanya perbaikan.

Fendrianto S.Ap Kepala Desa Bunga Tanjung mengaku khawatir dengan keselamatan anak Siswa Siswi. Karena kerusakan di SDN 02 Teramang Jaya sudah memperhatikan di beberapa ruang kelas, ia juga telah membuat ajuan perbaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko Sejak tahun 2023 yang alulu.
“Sangat prihatin dan kami cukup khawatir dengan keselamatan jiwa dari anak-anak kami khususnya yang sekolah di sana dan kami berharap segera ada penanganan serius dari dinas dan pihak terkait,” kata Fendrianto Senin (14/7/2025).
Menurut Fendrianto, ada tiga ruang kelas yang rusak berat di SDN 02 Teramang Jaya, meskipun ada beberapa bangunan ruang belajar yang kondisinya juga rusak namun masih digunakan untuk belajar mengajar.
“Setahu kami yang rusak itu tiga lokal kelas dan lokal yang lain masih bisa di gunakan, ada dua lokal lagi yang tingkat itu pun terlihat dari konstruksi sangat memprihatinkan. Kami melihat bahwa seolah-olah aturan ini dikatakan (rusak) berat itu sudah ambruk baru dinyatakan rusak berat, kalau masih berdiri masih digunakan,” ujarnya
Sambungnya dalam sekolah SDN 02 ini sangat memperihatinkan. Dinas terkait harus turun melakukan cek dan ricek.
“Jadi ada bahasa seolah-olah kerusakan di SDN 02 Teramang Jaya itu rusak sedang, nah ini harus jadi perhatian harus ada antisipasi segera oleh Dinas Pendidikan lakukan cek dan ricek jangan sampai ada korban dulu baru gaduh,” jelasnya
Fendrianto tidak menampik ada desakan bahkan aksi dari warga dan orang tua murid untuk perbaikan di SDN 02 Teramang Jaya. hanya satu, ingin ruang kelas diperbaiki. Ingin ada bangunan layak, karena sekolah tersebut merupakan sekolah induk di Desa Bunga Tanjung.
“Betul kami akan melakukan aksi, karena berharap adanya perbaikan. Karena awalnya merasa tidak adanya gerakan reaktif dari pemangku kebijakan atas sarana prasarana yang digunakan untuk pendidikan tersebut. Sebagai bentuk aspirasi dan bersedia mencarikan secara bersama-sama mencarikan solusi untuk perbaikan,” ungkapnya.
Terlihat kondisi bangunan SDN 02 Teramang Jaya, Desa Bunga Tanjung Sangat memprihatinkan.
Fendrianto mengatakan Sekolah SDN 02 kondisi itu tidak lepas dari kondisi langit-langit ruang kelas yang berlubang. Ketika hujan datang, air deras mengalir dari sela-sela atap yang bocor.
“Plafon atap kelas mulai rapuh sehingga dikhawatirkan roboh tersapu angin, sisi atas ini sudah rentan. Masih ada ruangan yang dipakai meskipun rusak, namun yang paling parah 3 kelas. Serta ruangan lain juga sama-sama mengkhawatirkan, seperti tidak adanya kaca jendela hanya ditutup pakai papan yang seperti kandang kambing.” Tutupnya(Zul)










