Mukomuko||ISBCenter.com – Semenjak berakhirnya pengelolaan Kebun Masyarakat Desa (KMD) bekerja sama dengan pihak PT Agromuko sampai sekarang belum jelas muaranya. Pasalnya, KMD dengan jenis tanaman sawit sampai saat ini tidak ada kejelasan baik luasan lahan dan hasil setiap bulannya. Bahkan, isu yang berkembang dari pihak desa telah menyerahkan kepada BUMdes desa ujung padang Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu. Namun sampai sekarang juga belum jelas berapa kali panen dan berapa dana yang masuk ke Desa.
Setelah awak media menelusuri lapangan dan berapa info yang didapat ternyata pemerintah desa ujung Padang juga belum menyelesaikan dari pihak pengurus KMD yang lama.
Masyarakat mempertanyakan hal itu dan sempat menemui pihak ketua BUMdes desa ujung Padang Hendri, mengatakan untuk permasalahan KMD sudah diserahkan kepada pemerintah desa ujung Padang. pengelola KMD serta perusahaan. Sayangnya, apa yang disampaikan tidak dapat diterima oleh masyarakat.
‘’Memang benar, kita pada awalnya KMD BUMdes yang ngurus, namun ada kendala yang tidak bisa disebutkan. Namun dari BUMdes sudah menyerahkan kembali kepada Pemerintah Desa.”tuturnya
Dari penilaian masyarakat Desa Ujung Padang punya KMD tetapi seperti tidak punya. Karena mulai dari luasan lahan, laporan administrasi setiap bulannya juga tidak jelas. Apalagi masalah bagi hasilnya. Sampai saat ini, masyarakat dari pihak desa belum ada menerima sama sekali. Padahal sudah lama KMD itu, dan sekarang sudah panen. Yang warga pengen ketahui adalah sistem pengelolaan KMD, masyarakat menduga adanya permainan di dalam hasil panen Sawit KMD..(*Zul).










