Mukomuko||ISBCenter.com – Pemerintah Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025 mendatang kembali menerima Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit infrastruktur jalan dari pemerintah pusat. DBH kelapa sawit yang diterima Pemkab Mukomuko merupakan kali ke 3 setelah pada tahun 2023 dan tahun 2024 ini menerima DBH kelapa sawit dan saat ini pembangunan infrastruktur jalan yang bersumber dari DBH kelapa sawit di daerah ini hampir selesai dikerjakan.
“Alhamdulillah untuk tahun depan 2025 Pemkab Mukomuko kembali menerima DBH kelapa sawit infrastruktur jalan dengan anggaran mencapai Rp 5,2 Miliar,”kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Apriansyah didampingi Kepala Bidang Bina Marga Muhammad Yusuf ketika dikonfirmasi, Rabu (16/10).
Lanjutnya, kendati jumlah anggaran DBH kelapa sawit tahun 2025 ini sudah ditetapkan, namun untuk ruas jalan yang akan dibangun belum final, dan akan finalkan pada bulan November mendatang.
“Untuk ruas jalan mana yang akan dibangun belum final, nanti nunggu hasil kongreg bulan depan,”jelasnya.
Dikatakan Apriansyah untuk pembangunan infrastuktur jalan hotmix yang menggunakan DBH kelapa sawit anggaran tahun 2023 dan 2024 semuanya dikerjakan pada tahun ini, DBH anggaran 2023 dan 2024 ini ada sebanyak 4 paket yakni DBH tahun 2023 yaitu untuk hotmik ruas jalan TPA Transbandeb menuju ke Desa Selagan Jaya, lalu yang kedua ruas Jalan Air Hitam -Teluk Bakung. Kemudian untuk DBH tahun 2024 dipakai untuk pembangunan hotmik jalan Sultan Takdir Khalifatullah Kecamatan Kota Mukomuko dan kedua ruas jalan Desa Retak Hilir-Retak Mudik.
“Untuk kegiatan pembangunan jalan hotmix dari DBH kelapa sawit tahun anggaran 2023 dan 2024 sudah hampir selesai,”jelasnya.
Ditambahkannya, selain DBH kelapa sawit, penerimaan DAK fisik bidang jalan untuk tahun 2025 juga sudah ditetapkan yakni sebesar Rp 51 miliar.
“Untuk DAK tahun depan total nilainya Rp51 miliar lebih.Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan dengan perolehan DAK fisik bidang jalan tahun 2024 sebesar Rp17,8 miliar,”pungkasnya (*Zul)










