Riau||ISBCenter.com – Bertempat di Room Hotel Pangeran Pekanbaru Senin (10/06), Pangeran Haj Razeed bin Pangeran Haj Petra mempresentasikan Rancangan kerja beliau yang akan Investasi di sektor Tourism dari Pulau tangkur Malaysia dan Langkawi yang akan di teruskan masuk ke Batam, Bengkalis dan Siak yang ada di Provinsi Riau.
Beliau juga akan investasi di bidang oil and gas dengan rancangan hendak membuat beberapa titik pembangunan Storage Tank dan jika memungkinkan Pemerintah Indonesia menyediakan crude oil dan crude palm oil, beliau juga siap membangun Refinery dengan kerjasama dengan BUMD yang saat kemarin di hadiri Kadin Dan beberapa BUMD diantaranya PT Riau Petrolium Mahato.
“Alhamdulillah sudah ada pembicaraan dan MOU untuk mewujudkan tourism yang dipadukan oleh agenda rancangan yang sedang di buat Kadin Riau dengan beberapa BUMD nya, dan pembangunan wisata ini akan diselaraskan dengan kerjaan lainnya,” jelas Pangeran Haj Razeed bin Pangeran Haj Petra

Proyek tersebut sudah ada pembicaraan dan MOU untuk mewujudkan tourism yang dipadukan oleh agenda rancangan yang sedang di buat Kadin Riau dengan beberapa BUMD nya, dan pembangunan wisata ini akan diselaraskan dengan kerjaan lainnya.

Dari tangkur dan langkawi Malaysia, akan diteruskan membangun area tourism ke Bengkalis dan Batam bekerjasama dengan BUMD yang akan di tunjuk oleh Ketua Umum Kadin Riau Bapak Masuri, SH sebagai Joint Venture dengan Raazedland Agrotech Darussalam SDN Brunei.


Adapun untuk proyek di sektor Oil dan Gas Pangeran Razeed juga sudah membuat kesepakatan dengan PT Wan Inovasi Tehnologi untuk membangun pabrik bio diesel dan ethanol dan storage tank di Dumai didalam Kawasan area Kawasan Industri Dumai (K.I.D) dan juga akan bersepakat dengan BUMD PT Riau Petrolium Mahato untuk beberapa proyek refinery dan pembelian Crude Oil yang akan di bangun Pangeran Raazed di Bengkalis dan Siak.

Pangeran Haj Raazed Petra juga akan bekerjasama mendanai membangun perumahan TNI AU yang diajukan oleh developer PT Semoga Jaya Utama sebanya 1000 unit rumah ditambah dengan perumahan untuk umum 1700 unit lagi dengan sistem bagi hasil yang berlokasi di sekitar area jalan Inpres dibelakang Asrama Paskhas TNI AU Pekanbaru.
Disamping itu juga Pangeran bersepakat untuk mendanai pembangunan Pabrik Pupuk PT Kurnia Agro Lestari untuk memenuhi permintaan pasar lokal dan pasar internasional dengan inovasi brilian Bapak Muhammad Hasy’ari yang sudah memproduksi 28 jenis pupuk yang sukses dan bisa menaikkan hasil para petani sawit dan lainnya di daerah Riau, maka skala pabrik insya Allah akan dibesarkan oleh pembiayaan kerjasama dengan Pangeran Raazed Brunei.
“MOU pun Alhamdulillah sudah disepakati dan segera di realisasikan,” lanjut Pangeran Haj Razeed bin Pangeran Haj Petra.

Kegiatan meeting tersebut merupakan kabar baik bagi beberapa perusahaan lokal yang sudah menandatangani MOU dengan Pangeran untuk membangun beberapa bidang usaha, dan ini akan dikembangkan terus seiring dengan perjalanan waktu sesuai dengan niat Pangeran yaitu untuk ikut membangun daerah Melayu Riau yang akan masuk melalui Project Tourism dan Project Oil and Gas dari pembangunan pulau Tangkur Malaysia menuju Langkawi terus ke Batam dan Bengkalis, lalu menuju ke Siak Provinsi Riau.

Acara presentasi dan penandatanganan kontrak kerja sama ( MOU) berlangsung meriah, dan sesi tanya jawab berlangsung sangat meriah dan diwarnai canda tawa dalam rumpun ukhuwah Melayu yang serumpun untuk bersama memajukan rumpun Melayu di bumi lancang kuning ini. Aamiin ya Robbal alamiin. Yang paling mendasar dari pesan Pangeran adalah kita Melayu Riau harus kuat ekonomi, agar tak mudah goyah dan berubah akidah dengan godaan dari luar, dengan cara menciptakan lapangan kerja yang akan menumbuhkan ekonomi rakyat yang kuat di negeri ini dan masalah kemiskinan bisa teratasi.

“Semoga semua rancangan kita bisa di ijabah Allah. Insya Allah aamiin Ya Robbal alamiin,” pungkas Pangeran Haj Razeed bin Pangeran Haj Petra..(*Inul)










