Tokoh Masyarakat Bengkulu Selatan Sesalkan Proyek Asal Jadi Yang Viral di Medsos

Kondisi proyek jalan Ulu Lapoa Desa Gelumbang Bengkulu Selatan

Bengkulu||ISBCenter.com – Baru – baru ini viral video proyek jalan Ulu Lapoa Desa Gelumbang, Bengkulu Selatan di media sosial instagram, dalam video yang berdurasi kurang dari 1 menit itu mengungkapkan keluhannya warga tentang pondasi jalan yang keropos.

Kondisi proyek jalan Ulu Lapoa Desa Gelumbang yang rusak

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Rosmala Dewi, SP., M.SI menjelaskan bahwa jalan tersebut masih dalam pengerjaan. Bahkan usia pengerjaannya baru hitungan minggu.

Bacaan Lainnya

“Jadi jalan provinsi itu, pengerjaannya baru mulai, dan waktu itu jalannya belum terlalu kering, untuk antisipasi agar jangan dilalui dulu, kita sudah pasang bikin pagar sementara, tapi ada aja pekebun yang lewat menggunakan mobil, mendobrak agar dibuka, jadi mereka melalui jalan tersebut, padahal kondisi jalan belum terlalu kering dan padat jadi pecah jalannya kena ban mobil,” beber Dewi, Minggu (8/10/2023).

Ia menjelaskan informasi kerusakan jalan dan penyebabnya itu, didapatkan dari masyarakat di desa setempat. Karena laporan ini, pihaknya pun berkoordinasi dengan rekanan untuk memperbaiki jalan milik Pemprov Bengkulu itu. Untuk itu, beberapa hari lalu ia bersama jajarannya juga sempat mengecek kondisi jalan di Ulu Lapao tersebut.

“Dan mobilnya itu, info dari desa membawa sawit, sekitar 2-3 ton jadi belum terlalu kuat kondisi masih labil. Kemarin, saya juga sudah berkunjung liat langsung ke lokasi, Alhamdulillah sudah minggu ke tiga, betonnya sudah jadi, jadi lumayan kuat. Ini kan masih pembangunan kontrak kita masih tertanggal diakhir Oktober 2023, memang belum selesai kegiatannya,” jelas Dewi.

Kegiatan pembangunan jalan di Desa Gelumbang ini, merupakan pembangunan dari proyek pemerintah provinsi. Kebetulan untuk lokasi jalan berada di area sekitar kebun masyarakat. Untuk volume kegiatan jalan ini sekitar 1,3 km panjangnya.

Kondisi proyek jalan Ulu Lapoa Desa Gelumbang yang retak-retak

Terpisah Tokoh Masyarakat Bengkulu Selatan Indarmen Syukur menjelaskan bahwa kalau dilihat dari video jelas itu kesalahan teknis pengerjaan, dari segi mutu beton diduga tidak sesuai dengan sepesifikasi teknis ditambah penyiapan badan jalan yang belum padat. Ini sangat disesalkan karena tujuan pembangunan itu untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat nyatanya uang negara dikerjakan dengan asal asalan saja.

“Dilihat dari rekaman video yang viral patut diduga bahwa proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, terutama dalam campuran beton dan yang lebih utama adalah penyiapan badan jalan yang tidak maksimal,” jelas Indarmen.

Lanjut Indarmen alasan dari pihak dinas itu mengada-ngada dan tidak mengacu ke spesifikasi teknis pekerjaan.

“Jadi apapun alasan dinas seharusnya mengacu ke spesifikasi teknis yang ada dalam kontrak pekerjaan,” pungkas Indarmen..(*Rozi)

Pos terkait