Bengkulu||ISBCenter.com – Pertamina Bengkulu menambah pasokan BBM jenis solar di delapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di tingkat Kabupaten Kota, sebagai upaya pemenuhan kebutuhan solar bagi kendaraan-kendaraan besar (truk/fuso/tangki) di masing-masing wilayah sekaligus untuk mengurai antrean kendaraan yang banyak ditemui di jalur SPBU dalam Kota Bengkulu.
Sales Area Manager Retail PT. Pertamina Bengkulu, Mochammad Farid Akbar menyampaikan penambahan kuota BBM solar itu dilakukan di SPBU Air Sebakul Kota Bengkulu, SPBU Betungan Kota Bengkulu, SPBU Kembang Seri Kabupaten Bengkulu Tengah, SPBU Ujung Karang Kabupaten Bengkulu Tengah, SPBU Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, SPBU Kepahiang, SPBU Lebong dan SPBU Kandang Kota Bengkulu.
Menurutnya kebijakan pengaturan penyaluran sekaligus penambahan BBM bersubsidi jenis solar tersebut, sesuai kesepakatan Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan PT. Pertamina Bengkulu sebagai langkah antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan yang memadati jalur lalu lintas di dalam Kota Bengkulu selama ini.
Upaya itu juga dilakukan untuk pemetaan terhadap kendaraan yang dinilai berhak untuk pengisian solar bersubsidi, karena selama ini masih terjadi pencampuran pembelian untuk armada pengangkutan yang seharusnya tidak menggunakan solar bersubsidi tersebut.
“Antrian itu terjadi karena rata-rata SPBU yang menyalurkan solar itu di kota dan itu masih campur dengan truk pengangkut batu bara, sawit dan angkutan lainnya. Jadi belum terpetakan,” ujar Farid yang dihubungi melalui sambungan whatsapp, Jumat (11/8).
Dirinya menegaskan seharusnya kendaraan yang bisa mengisi BBM solar bersubsidi adalah kendaraan pribadi, kendaraan pengangkutan sembako dan truk pengangkut ekspedisi sementara untuk kendaraan dinas (plat merah), angkutan tambang, angkutan perkebunan serta industri tidak diperbolehkan memanfaatkan BBM bersubsidi itu.
Dengan kebijakan tersebut menurut Farid diharapkan bisa menjadi solusi dalam upaya pengaturan penyaluran solar di SPBU baik yang ada di luar kota, di pinggiran kota dan di dalam kota.
“Dengan SPBU-SPBU di luar kota yang sudah disiapkan ini sekaligus meningkatkan stok BBM solar, kita lihat dalam satu dua hari ini atau besok harapannya kondisi di masyarakat sudah berangsur normal. Tidak lagi terjadi antrean-antrean,” ujarnya sembari mengharapkan nantinya untuk kendaraan-kendaraan besar (truk/fuso) lebih banyak mengisi di SPBU jalur pinggiran kota bukan di dalam kota..(*Rozi)










