Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Dinas Sosial Kota Bengkulu menghadiri Rapat Pleno Verifikasi Penjangkauan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat Tahun 2026/2027. Kegiatan tersebut digelar di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu, 13 Juni 2026.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, hadir bersama jajaran dalam rapat pleno tersebut. Agenda utama pertemuan ini adalah melakukan koordinasi, sinkronisasi data, serta menyusun strategi penjangkauan agar kuota Sekolah Rakyat di daerah dapat terpenuhi.
“Pemerintah terus mematangkan Program Sekolah Rakyat agar tepat sasaran,” ujar Afriyenita.
Afriyenita menegaskan bahwa sasaran utama program Sekolah Rakyat adalah anak-anak yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2. Kedua kategori ini merupakan kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem berdasarkan data pemerintah pusat.
“Yang diverifikasi itu desil 1 dan desil 2. Jadi bukan masyarakat yang sudah mapan. Kita prioritaskan anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk yang putus sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat tidak menerapkan sistem pendaftaran umum. Proses penjangkauan calon siswa dilakukan langsung kepada anak dari keluarga prasejahtera yang tercatat dalam desil 1 dan 2 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Jadi sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran. (Namun) menjangkau siswa-siswa melalui data yang ada, yang dimiliki oleh pemerintah di DTSEN dan sebagian lagi dijangkau ketika ketemu di jalanan,” tutup Afriyenita..(*dd)










