Bengkulu|| ISBCenter.com- Setelah setahun lebih perjuangan GTKHNK35+ Untuk meminta Keppres PNS tanpa tes dari presiden RI belum juga memperlihatkan titik terang, saat ini viral sebuah surat terbuka dari seorang honorer kepada presiden.
Perwakilan honorer yang membuat surat tersebut berhasil di hubungi dan mengatakan latar belakang penulisan surat tersebut.
“… Ya, kami honorer ini sebetulnya sudah menemui jalan buntu padahal sekedar untuk bertemu Presiden Joko Widodo, untuk menyampaikan aspirasi. Mungkin dengan surat ini, ada media yang bisa menyampaikannya ke pada presiden”.
Tandas Yusak.
Inilah isi suratnya…
Semoga saja Presiden mendengarkan keluh kesah honorer Indonesia…..aamiin
Kepada Yth,
PRESIDEN REPUBLIK INDONOESIA
Bapak H. Ir. Joko Widodo
di
Jakarta
Salam sejahtera, Semoga Bapak Presiden selalu ada dalam Perlindungan Tuhan Yang maha Esa.
Dengan hormat,
Untuk memohon Bapak presiden kiranya dapat membaca Surat terbuka ini, katakanlah saya Yusak, mewakili Guru dan tenaga Kependidikan honorer di Indonesia yang sudah 15 tahun mengabdi di SMKN2 Dan SMAN3 Kota Bengkulu
Begini Bapak Presiden, bantulah perhatikan GTT dan PTT. Kami ini sudah mengabdi belasan tahun, namun masih banyak teman-teman saya GTT & PTT yang di kasih gaji Rp. 100.000 sampai Rp.1.000.000/bulan. Sangat jauh dari layak. Tapi mengapa Bapak Presiden masih menutup mata? Memang benar, ada program PPPK, Namun itu dalam perekrutannya tidak memberikan keberpihakan dengan honorer yang lama mengabdi. Infonya, honoere lama di seleksi dan di tanding-kan dengan tamatan sarjana yang baru keluar kampus. Mana apresiasi negara bagi honorer yang lama mengabdi? Parahnya pula, Tendik tidak di akomodir dalam kebijakan perekrutan PPPK. Padahal Guru dan Tendik ini satu paket suksesnya sekolah.
Bapak presiden, bisikan lah kepada Mas Mentri, dalam kebijakan PPPK-nya tolong permudah bagi honorer 35+ dan masukan juga rekan-rekan Tendik/PTT
Bapak presiden yang kami banggakan, Bapak tahu belum ya, bahwa ada forum GTKHNK35+. Forum perjuangan honorer usia 35 ke atas. Kami pernah berkumpul di Jakarta lho Pak.. Untuk menyepakati tuntutan bersama yang di tujukan kepada bapak Preisen. Karena kami yakin bahwa solusi terbaik bagi permasalahan honorer yang berkepanjangan ini sebenarnya tergantung pada mau tidaknya Bapak Presiden mengeluarkan kebijakan.
Bapak Presiden, usaha kami berjumpa Bapak presiden selalu di jalan buntu. Padahal kami sudah sampaikam maksud kami melalui DPD, DPRI RI dan kepala Daerah yang juga sudah pernah Surati Presiden untuk keluarkan Keppres PNS tanpa tes. Harapan kami, semoga di tahun 2021 nanti Bapak Presiden berkenan jumpa kami para honorer ini dan sekaligus memberikan kami NIP. (Mimpi)
Bapak Presiden yang kami cintai,
Terkait dengan anggota GTKHNK35+, yang sudah lama mengabdi di negeri ini, mohon kiranya agar Bapak Mengeluarkan Keppres PNS tanpa tes saja. Ini jalur simple, praktis tidak berbelit-belit.
Sedangkan untuk honorer yang 35-, kami mohon kasihlah mereka gaji dari APBN. Karena tidak semua daerah yang kepala daerahnya mau perhatikan honorer ini.
Demikian harapan saya mewakili ratusan ribu honorer di Indonesia ini, terimakasih atas kesediaan Bapak telah membaca surat ku ini.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bengkulu, 29 Desember 2020
Tertanda,
Yusak, S.Th
Honorer 15 tahun mengabdi
Hp/wa 085268484844










