‎Wako Pastikan Drainase yang Tertutup Beton atau Bangunan akan Dibongkar

‎Walikota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Plt Kadis PUPR Pekanbaru, Edwar Riansyah meninjau lokasi titik banjir di Jalan Jendral Sudirman -

‎Pekanbaru||ISBCenter.com – Satu unit alat berat membantu proses pembongkaran drainase tertutup di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru. Pembongkaran ini terpaksa dilakukan agar drainase bisa berfungsi dengan baik.
‎
‎Banjir masih terjadi di kawasan itu selepas hujan deras melanda kota. Kondisi ini terjadi karena bangunan menutup bagian drainase sehingga air pun tersumbat.
‎
‎Unit ekskavator langsung membongkar sejumlah drainase yang tertutup di sepanjang Jalan Arifin Achmad. Tapi masih ada juga pengelola bangunan enggan membongkar beton yang menutupi drainase.
‎
‎Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, menyoroti hal itu sehingga mengancam kembali membongkar drainase yang sengaja ditutup. Ia menegaskan bahwa drainase tidak berfungsi dengan baik selama masih tertutup beton.
‎
‎”Banjir terjadi karena masih banyak bangunan menutupi drainase, sehingga drainase tidak berfungsi dengan baik,” tegasnya.
‎
‎Dirinya menegaskan bahwa bangunan dan beton yang menutup drainase di Kota Pekanbaru harus segera dibongkar. Ia menyebut kondisi ini terjadi pada mayoritas drainase di Kota Pekanbaru.
‎
‎”Kayak kuali jadinya, di tengah jalan terendam banjir. Saluran air untuk drainasenya tidak ada,” ungkapnya.
‎
‎Agung menyampaikan bahwa pemerintah kota tidak tinggal diam dengan kondisi itu. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota sudah membongkar sejumlah drainase yang tertutup.
‎
‎”Walau belum semua, tapi bisa kita atasi. Hasilnya banjir tidak terlalu lama, banjirnya cepat surut,” paparnya.
‎
‎Dirinya menyadari persoalan banjir di Kota Pekanbaru belum tuntas. Ia menyebut bahwa banjir ini sudah berlangsung selama belasan tahun.
‎
‎”Satu persatu sudah mulai kita tangani, Kita prihatin dengan kondisi ini,” ujarnya.
‎
‎Wako menambahkan bahwa pemerintah kota bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi banjir. Mereka bakal menangani banjir dengan Biopori sehingga banjir bisa diminimalisir. (*AY )
‎
‎

Pos terkait