Wali Kota Agung Nilai MBG Ikut Dongkrak PAD Pekanbaru Tembus Rp1,2 triliun

Wali Kota Agung nilai MBG ikut dongkrak PAD Pekanbaru tembus Rp1,2 triliun

Pekanbaru||ISBCenter.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu pemicu naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru. Pernyataan itu disampaikan saat doorstop bersama wartawan, Selasa (23/6/2026).

Agung mengungkapkan, PAD Pekanbaru menunjukkan lonjakan cukup signifikan. Dari sebelumnya berada di kisaran Rp800 miliar, kini angkanya mendekati Rp1,2 triliun.

Bacaan Lainnya

“Kenaikan PAD ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini berjalan. Program ini memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di daerah,” ujar Agung.

Ia merinci, kontribusi terbesar terlihat pada sektor pajak makanan dan minuman serta beberapa jenis retribusi daerah yang ikut tumbuh seiring meningkatnya aktivitas ekonomi warga.

“Terutama pada pajak makan dan minum serta retribusi. Bahkan pendapatan dari pajak makan dan minum pada triwulan pertama ini naik 32 persen. Dengan adanya program ini, aktivitas ekonomi meningkat sehingga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” jelasnya.

Menurut Agung, MBG tidak hanya berdampak pada penerimaan pajak, tetapi juga melahirkan efek berganda bagi perekonomian lokal. Perputaran uang dari program tersebut dinilai mampu menggerakkan usaha masyarakat dan membuka peluang kerja baru.

“Geliat ekonomi yang muncul dari program ini cukup baik. Banyak sektor yang bergerak dan itu berdampak pada penambahan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” katanya.

Menanggapi kekhawatiran soal potensi penurunan omzet kantin sekolah akibat MBG, Agung memastikan hal itu tidak terjadi di Pekanbaru. Ia menyebut pola jajan siswa tetap berjalan seperti biasa meski mereka mendapat makan bergizi gratis.

“Tidak ada dampak penurunan yang signifikan. Anak-anak sekolah tetap berbelanja di kantin. Mereka masih membeli makanan ringan, minuman, dan kebutuhan lainnya yang tersedia di kantin,” ungkap Agung.

Agung berharap program-program pemerintah yang mendorong aktivitas ekonomi warga dapat terus berlanjut, sehingga manfaatnya terasa lebih luas.

“Kita berharap ekonomi terus tumbuh. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, maka dampaknya juga akan dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah melalui peningkatan PAD,” tutupnya..(*ay)

Pos terkait