Mukomuko||ISBCenter.com– Masyarakat Desa Sido Makmur Kecamatan Air Manjuto Kabupaten Mukomuko Mempertanyakan kegiatan Pembangunan Desa. Pembangunan tersebut adalah Rabat Beton simpang Tulud- Makam dengan Volume 350 meter Lebar 80 dan ketebalan 15 cm yang menelan anggaran Rp 242.058.000 proyek Dana Desa yang diduga melakukan korupsi anggaran Dana DD Tahun 2023. Dengan melakukan Mark-Up anggaran pembangunan rabat beton Simpang Tulud- Malam setempat.
Menurut sumber warga yang enggan disebut namanya mengatakan Seperti hal nya pembangunan rabat beton yang ada di bertujuan untuk memperlancar transportasi dan perekonomian warga. Namun sayangnya, pelaksanaan pembangunan jalan tersebut di duga terindikasi Mark up, dan pengelembungan SPJ meterial misal pasir 10 mobil namun di SPJ di buat 15 mobil. Ini hanya satu fisik bisa jadi semua pekerjaan fisik Proyek dari Dana Desa Sido Makmur diduga Mer Up semua.
” Dalam pembangunan rabat beton tersebut sepanjang 350 meter lebar 80 meter ketebalan 15 cm. Namun kami dari masyarakat sudah menghitung publikasinya anggaran tersebut melebihi,” terangnya
Lanjutnya, kepada di Dinas terkait atau Inspektorat Mukomuko harus turun langsung kelapangan melihat dan menghitung kembali publikasi rabat beton tersebut. Dari warga sudah mempertanyakan persoalan ini kepada Kepala Desa, namun kepala desa menjawab ” boleh bertanya tapi tidak boleh tahu” itu jawaban yang diterima warga.
“Kami berharap agar pihak Inspektorat dan pihak APH Kabupaten Mukomuko untuk pengecekan Fisik yang dikerjakan oleh pihak pemerintah Desa. Karena persoalan ini sudah kami tanyakan kepada kepala desa namun Kepala Desa hanya memberi jawaban boleh bertanya tapi tidak boleh tahu” pungkasnya
Saat media mau konfermasi kepada pemerintah desa Sido makmur belum bisa dihubungi sampai berita ini diterbitkan.(Zul)










