Bengkulu||ISBCenter.com – Setelah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 49 bakal calon (balon) Kepala Daerah (Kada) yang akan maju pada Pilkada serentak 9 Desember 2020, pada Senin, (7/9/2020) mengikuti tes psikologi, bertempat di salah satu hotel berbintang di Kota Bengkulu.
Dari 49 balon kada itu, ada balon gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati.
Koordinator lapangan kegiatan pemeriksaan psikologi balon kada Bengkulu, Ritha Sinthia mengatakan, bahwa para kandidat bakal calon akan satu hari penuh melakukan asesment psikologi sebagai tahapan pencalonan pada Pilkada serentak tahun 2020.
Sedangkan tujuan diadakannya psikologi ini, guna mengetahui tingkat kecerdaasan bakal calon, termasuk emosinal dan bagaimana penyesuaian sosial dari para kandidat bakal calon di masyarakat.
“Untuk hasilnya nanti, akan kita rapatkan terlebih dahulu bersama tim, IDI dan BNN dan terakhir bakal diserahkan ke KPU,” kata Wakil ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) ini.
Secara terpisah, kandidat balon Gubernur Bengkulu yang juga petahana Rohidin Mersyah menyampaikan, keikut-sertaannya dalam tes psikologi dengan para ahli psikolog ini, sebagai tahapan lanjutan pendaftaran.
“Semua kandidat diberikan tes soal yang sama, dan besok akan dilanjutkan kembali dengan pemeriksaan kesehatan,” ujar Rohidin yang maju berpasangan dengan Rosjonsyah, di sela-sela tes psikologi.
Senada dengan itu, bakal calon Gubernur lainnya, Agusrin M Najamudin menyatakan, tes psikologi ini tidak ada yang berbeda dan pada umumnya sama, mulai dari menjawab pertanyaan-pertanyaan hingga mencocokan gambar.
“Psikotes ini pada umumnya sama, dan juga ada sesi wawancaranya,” pungkas Agusrin yang maju pada Pilgub berpasangan dengan Imron Rosadi…(**Yks/rri)










