Bacalon Walikota Menggelar Silaturahmi Dengan Pengurus DPC PDI Perjuangan Se-Kota Blitar

Bacalon Walikota Menggelar Silaturahmi Dengan Pengurus DPC PDI Perjuangan Se-Kota Blitar

Blitar||ISBCenter.com – Bakal calon Walikota Blitar periode 2024-2029 Suharyono dengan Visi “AJI NGLAMPAHI TRISAKTI HANGGAYUH MUKTI” menggelar silahturahmi dan perkenalan diri pada seluruh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan dan kepala Sekretaris bendahara PAC se-kota Blitar bertempat di kantor DPC PDI-P kota Blitar, Senin (19/5/24)

Kegiatan tersebut Suharyono didampingi Ketua DPC PDIP dr. Syahrul Alim, sekretaris DPC PDIP Bayu Kuncoro dan ketua Bapilu Sukardji.

“kegiatan ini hanya perkenalan karena ada yang memang belum kenal mulai sejarah awal alamat dan asal Suharyono sampai satu cita-cita yang mungkin nanti terlaksana,” kata Suharyono pada awak media.

Menurut Suharyono, maju mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Walikota Blitar termotivasi yang awalnya terlahir dari keluarga yang kurang mampu, bukan hanya dari petani atau pedagang kecil.

“saya waktu sekolah dulu naik sepeda, mencari kayu dijual untuk biaya sekolah, dari golongan itulah saya mencalonkan melalui PDI Perjuangan memang pejuang untuk masyarakat kecil dan memperjuangkan saudara saudara kita yang kurang beruntung itu,” jelasnya.

Suharyono mengaku dirinya mencalonkan sebagai kepala Daerah mendapat support dari keluarga, teman teman, tokoh tokoh masyarakat sebagian mendorong untuk maju.

“jadi saya lakukan perkara dapat rekom atau tidak itu urusan lain,”tuturnya.

Terkait Misi Suharyono memaparkan, akan lakukan 1. Peningkatan SDM dibidang pengetahuan umum dan pemerintahan menuju kedaulatan dibidang politik melalui berbagai organisasi kemasyarakatan / sosial agar politik lebih bermanfaat bagi masyarakat untuk mengurangi sistem politik transaksional dan melaksanakan reformasi dibidang pelayanan umum serta pemberantasan korupsi dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat

2. Meningkatan Sumber Daya Manusia melalui pendidikan vokasi dan Teknologi Informasi baik dalam pendidikan formal maupun non formal, peningkatan peran perempuan, pemuda dan disabilitas dalam pemberdayaan dan pengembangan ekonomi kreatif menuju peningkatan kuantitas dan kualitas produk lokal agar mampu menjadi usaha menengah dan bersar serta berdaya saing.

3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelaku UMKM dengan cara mendorong pemanfaatan produk lokal dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari hari masyarakat khususnya dibidang pangan dan sebagian sandang melalui gerakan koperasi dan digital marketing yaitu SIDANG UMKM ( Sistem Informasi Perdagangan UMKM ).

4. Perlindungan bagi pekerja informal untuk menjamin kesejahteraan keluarganya melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan sebutan “Jampi Kesel Mapan Sare” atau Jaminan Pekerja Informal untuk Kesejahteraan Keluarga Masa Depan Seger Waras Enak Awak e.

5. Peningkatan kualitas pendidikan umum dan keagamaan baik dalam lembaga pendidikan formal dan non formal serta pelestarian, pelembagaan dan peningkatan kualitas budaya masyarakat lokal, peningkatan seni kreatif sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi menuju masyarakat yang berbudaya luhur dan berkepribadian Pacasila, tutupnya.(Ema)

Pos terkait