Bengkulu||ISBCenter.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu Provinsi Bengkulu meminta peran aktif dari masyarakat untuk mengawasi jalannya penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2024, agar berjalan baik dan sukses di wilayah Bengkulu.
Mengingat jumlah personilnya yang ada untuk mengawasi penyelenggaraan pesta demokrasi ini terbatas.
“Bawaslu punya panwascam hanya tiga orang per kecamatan, pengawas desa/kelurahan hanya satu orang, jadi sangat tidak mungkin pengawasan hanya kami lakukan sendiri dan tidak melibatkan masyarakat, butuh masyarakat berpartisipasi aktif,” ungkap Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Eko Sugianto pada Kamis, (28/9/2023).
Eko mengaku, sebelumnya penyelenggaraan kampanye saja sudah ada 16 pelanggaran pemilu yang dilaporkan ke Bawaslu Bengkulu. Namun, hanya 6 yang memenuhi syarat untuk diproses ke tahap selanjutnya, sementara 10 laporan tidak memenuhi syarat.
“Ada beberapa persyaratan administratif laporan tidak terpenuhi, seperti tidak adanya KTP pelapor, atau pelapor bukan pemilih. Pemenuhan syarat formil dan materil itu tentu tidak berada di (dalam wewenang) bawaslu,” ujarnya.
Lebih lanjut ditambahkan, dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah pelanggaran pemilu, dan juga melaporkan kalau terjadi pelanggaran pemilu, sebab masyarakat sebagai pemilih merupakan pelapor sah sesuai dengan aturan berlaku.
“Kita sama-sama berharap partisipasi masyarakat dalam pemilu ini berjalan baik. Semoga Pemilu berjalan aman, lancar dan sukses,” tukasnya..(*da)










