Kaur||ISBCenter.com-Momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober menjadi peringatan yang luar biasa mengingat batik sudah menjadi warisan dunia asal Indonesia.
Berbicara tentang batik, tahukah kamu bahwasanya, filosofi batik klasik identik dengan kisah percintaan. Gak percaya, ayo simak ulasan berikut ini.
1. Batik Motif Truntum
Batik jenis ini melambangkan cinta dan kasih sayang yang selalu bersemi diantara pasangan. Berasal dari bahasa Jawa ” Taruntum” yang mengandung makna tumbuh atau bersemi kembali.
Motifnya bergambar kuntum atau kembang di langit. Menggambarkan cinta yang tak pernah redup seperti bintang ditengah malam.
2. Batik Motif Nitik Cakar Ayam
Motif jenis ini identik digunakan dalam upacara perkawinan Adata Yogyakarta. Motif batik dengan tampilan geometri, garis putus-putus dan titik-titik ini punya makna mendalam.
Motifnya me jadi simbol komitmen kedua pasangan, untuk selalu semangat menyongsong hari demi hari dalam mencari rejeki. Ibarat Ayam di pagi buta sudah mengais tanah dengan cekernya untuk mencari makan.
3. Motif Sido Asih
Sering kita jumpai dikenakan oleh kedua mempelai di pelaminan adat Jawa atau Yogyakarta. Motif ini menjadi simbol kasih, cinta dan sayang yang berkesinambungan atau terus menerus.
Motif ini memberi harapan kepada kedua pasangan agar me jalani kehidupan harmonis antar manusia dalam mencapai ketentraman dunia hingga akhirat.
4. Motif Sido Mulyo
Bermotif geometri dengan garis ragam motif pohon hayat, Kupu-kupu, Bangunan dan Garuda di dalamnya.
Filosofi motifnya memberi harapan. Supaya keluarga yang dibina selalu memperoleh kemuliaan dan suka dan duka.
Itulah beberapa motif yang menghiasi ragam batik Nusantara. Selamat Hari Batik Nasional tahun 2023.(*Marsin)










