Bersempena dengan Hut Riau Ke-68, Dinas Kebudayaan Akan Gelar Simposium Melayu Serumpun

Simposium Melayu Serumpun

Riau||ISBCenter.com – Bersempena dengan Hut Riau Ke-68, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau akan menggelar Simposium Melayu Serumpun, yang akan dilaksanakan dari tanggal 8 Agustus 2025 – 9 Agustus 2025 bertempat di Ballroom Menara Bank Riau Kepri.

Event Melayu Serumpun adalah ajang silaturahmi mempertemukan etnis Melayu dari berbagai wilayah dan negara, kegiatan ini melibatkan beberapa negara tetangga yang memiliki kedekatan rumpun.

Bacaan Lainnya

Kegiatan simposium ini dilaksanakan dalam rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Riau yang Ke-68, hal ini dikatakan oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau melalui Kepala UPT Museum Sang Nila Utama dan Taman Budaya Tengku Leni Rahayu, S.Sos kepada media ini.

Dikatakan Kepala UPT Museum Sang Nila Utama dan Taman Budaya Tengku Leni Rahayu, S.Sos bahwa acara simposium ini mengambil tema “Menghayati Masa Depan Melayu Serumpun”, tema ini diambil untuk menghayati kemajuan budaya melayu dimasa depan untuk lebih dikenal di seluruh dunia, dan dengan adanya simposium ini bagaimana kita bisa menghadapai kemajuan teknologi yang begitu dahsyat, dan tetap berpegang teguh pada budaya melayu yang kita cintai.

“Simposium ini mengambil tema “Menghayati Masa Depan Melayu Serumpun”, ujar Kepala UPT.

Lebih lanjut Kepala UPT menjelaskan bahwa dalam simposium ini akan di ikuti sebanyak 200 orang terdiri dari peserta dari Provinsi Riau, luar negeri dan luar Provinsi Riau, yang akan menghadirkan sebanyak 30 orang narasumber yang berasal dari luar negeri dan dalam negeri.

“Simposium ini akan di ikuti oleh 200 orang peserta dari Provinsi Riau, luar negeri dan luar Provinsi Riau dan narasumber sebanyak 30 orang yang berasal dari luar negeri dan dalam negeri.,” Jelasnya.

Saat ini semua persiapan sudah rampung dan siap menggelar kegiatan ini dan semoga simposium ini bisa membawa manfa’at bagi kemajuan budaya melayu khusunya di provinsi Riau dan Dunia pada umumnya.

“Persiapan kegiatan sudah rampung 100 persen, dan semoga simposium ini nanti bisa berjalan lancar dan bisa membawa manfa’at bagi kemajuan budaya melayu khusunya di Provinsi Riau dan dunia pada umumnya,” tutup Kepala UPT..(*Adv/Idn)

Pos terkait