BKAD Kecamatan Penarik Gelar Pelatihan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

BKAD Kecamatan Penarik Gelar Pelatihan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

Mukomuko||ISBCenter.com – Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko dalam upaya mencetak aparatur desa yang profesional, tangguh, dan siap menjawab tantangan zaman, BKAD sukses menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa yang diikuti seluruh kepala desa se-Kecamatan Penarik. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 9 Juli 2025 di Balai Desa Marga Mulya Sakti.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah narasumber kredibel dihadirkan dalam pelatihan ini. Mereka berasal dari unsur Pemerintah Kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Inspektorat, Kejaksaan, hingga Kepolisian. Tujuannya satu, yaitu membekali para kepala desa dengan wawasan hukum, administrasi, keuangan, dan tata kelola desa yang bersih, transparan, serta berintegritas.

Camat Penarik, Khairul Saleh, SKM menyatakan dukungannya dan menyebut pelatihan ini sebagai langkah maju dalam membentuk pemerintahan desa yang kuat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif luar biasa dari BKAD Penarik. Ini adalah upaya nyata untuk mengupgrade kualitas sumber daya manusia di desa. Harapannya, semua ilmu yang diperoleh dari para pemateri bisa langsung diterapkan dalam tata kelola pemerintahan di masing-masing desa,” pesan Camat, Khairul, Jum’at (18/7)

Sementara itu Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Natoinal Corruption Watch (NCW) Kabupaten Mukomuko, Gemmi Jupriadi, juga turut memberikan tanggapan positif. Ia menyebut pelatihan ini sangat penting bagi para kepala desa dalam menjalankan amanah dengan lebih baik.

“Sebagai lembaga yang mengawasi kegiatan di desa, kami engapresiasi kegiatan BKAD ini. Semoga kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda rutin. Karena saat ini, kepala desa tidak hanya dituntut membangun infrastruktur, tapi juga membangun sistem, kepercayaan publik, dan integritas,” ujarnya.

Gemmi menekankan bahwa desa saat ini berada di garda depan pembangunan nasional. Namun, di balik peluang besar itu juga tersimpan risiko, terutama jika aparatur desa tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang aturan dan tanggung jawabnya. Pelatihan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, pelatihan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan ide, visi, dan semangat membangun dari seluruh kepala desa.

“Diskusi-diskusi yang muncul di sela kegiatan bahkan melahirkan sejumlah gagasan kolaboratif lintas desa, mulai dari sistem pengawasan keuangan bersama hingga rencana kerja sama dalam program pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Pelatihan ini adalah bagian dari program jangka panjang BKAD Kecamatan Penarik untuk menciptakan ekosistem desa yang maju dan mandiri. BKAD berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai awal dari rangkaian pembenahan tata kelola pemerintahan desa di seluruh wilayah Kecamatan Penarik.

Jika pelatihan ini berakhir, diharapkan para kepala desa tak hanya pulang dengan membawa ilmu pengetahuan saja, tetapi juga membawa pulang semangat baru, dan tekad baru untuk menjadikan desanya sebagai contoh dalam pelayanan publik dan pembangunan yang berpihak kepada rakyat.(Zul)

Pos terkait