Club Dayung Lancang Kuning Kuansing Raih Dua Medali di Perlis Malaysia

Club Dayung Lancang Kuning Kuansing Raih Dua Medali di Perlis Malaysia, Minggu (6/9/2026)

Kuansing||ISBCenter.com – Meski diperkuat atlet-atlet muda yang masih duduk di bangku SMP dan SMA, Club Dayung Lancang Kuning Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mampu menunjukkan tajinya di ajang internasional.

Tim binaan Riki Jamaris tersebut sukses membawa pulang dua medali dari perlombaan dayung yang digelar di Perlis, Malaysia, Minggu (6/9/2026). Dua medali tersebut terdiri dari medali perak kategori DB6 jarak 250 meter dan medali perunggu kategori DB12 jarak 250 meter.

Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena para atlet Lancang Kuning harus berhadapan dengan peserta dari sejumlah negara Asia. Persaingan di lintasan berlangsung ketat, namun para atlet muda asal Kuansing mampu tampil percaya diri hingga berhasil menembus podium.

Bagi Club Dayung Lancang Kuning, keikutsertaan dalam perlombaan di Malaysia bukan hanya soal mengejar medali. Ajang tersebut menjadi kesempatan penting untuk menguji kemampuan sekaligus membangun mental bertanding para atlet muda ketika berhadapan dengan lawan dari luar negeri.

Usai pertandingan final, Riki Jamaris mengaku bersyukur atas perjuangan anak-anak asuhnya. Ia menilai dua medali yang diraih merupakan hasil yang sangat positif, mengingat usia para atlet yang masih relatif muda.

“Alhamdulillah, para bocil ini berhasil mendapatkan dua medali di dua kategori,” kata Riki Jamaris yang akrab disapa Bung RJ, Minggu (6/9/2026).

Menurut RJ, pengalaman bertanding di luar negeri menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Para atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis mendayung, tetapi juga harus mampu mengendalikan mental ketika berada di tengah persaingan yang lebih kompetitif.

“Tujuan utama kita adalah mengasah mental anak didik. Tim dayung Lancang Kuning ini diisi anak-anak SMP dan SMA. Alhamdulillah, mereka bisa bersaing dengan atlet-atlet senior dari negara tetangga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberanian membawa atlet usia sekolah ke ajang internasional merupakan bagian dari investasi jangka panjang. Dengan semakin sering mengikuti pertandingan, para atlet diharapkan mendapatkan pengalaman dan mampu mengevaluasi kekurangan yang masih ada.

“Ke depannya kita akan terus berlatih untuk event-event yang lebih besar lagi. Tentu porsi latihan akan kita tambah agar semakin bisa bersaing,” ucap RJ.

Dua medali dari Perlis Malaysia ini pun menjadi tambahan motivasi bagi Club Dayung Lancang Kuning untuk terus melakukan pembinaan. Prestasi tersebut membuktikan bahwa atlet-atlet muda Kuansing memiliki potensi untuk bersaing, bahkan ketika harus berhadapan dengan atlet yang lebih berpengalaman.

RJ berharap dukungan terhadap pembinaan olahraga dayung di Kuansing terus meningkat. Dengan latihan yang konsisten, pengalaman bertanding yang lebih banyak, serta pembinaan berkelanjutan, ia optimistis para atlet muda Lancang Kuning mampu mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang..(*ped)

Pos terkait