Diduga Dana DAK Bidang Pendidikan Menyimpang

Bengkulu Selatan ||ISBCenter.com – Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan di Bengkulu Selatan tahun anggaran 2020 lebih kurang 23 milyar di duga jadi lahan Korupsi berjamaah.

Pernyataan tersebut di sampaikan Ketua DPW LSM Gemawasbi (Gerakan Masyarakat Peduli Beirokrasi) Provinsi Bengkulu, ASWAL HUZALI .SH saat ditemui wartawan di bengkulu 20 november 2020 .

Bacaan Lainnya

Dikatakan Aswal, ada beberapa dugaan penyimpangan dan kecurangan yang berpotensi merugikan Keuangan Negara, seperti penggunaan rangka baja di duga tidak mengutamakan kualitas dan pengurangan volume.

“Ditemukan di beberapa Sekolah, rangka baja yang di pasang di duga R30 bukan R32 dan sangat tipis, begitu juga dengan pemasangan jarak kanal di temukan antara 140 sampai 160 cm,” ungkap Aswal

Lanjut Aswal, pemasangan keramik di temukan keramik lama tidak di bongkar lagi dan langsung di pasang keramik baru, yang lebih para lagi di temukan kayu bekas di pakai untuk kusen jendela dan pintu.

Dikatakan Aswal, yang lebih memprihatinkan lagi suplaiyer rangka baja dan mebeler serta kayu kusen itu sudah di arahkan pihak dinas yang menjadi suplaiyernya sehingga pihak sekolah selaku pengguna anggaran tidak bisa lagi untuk mencari supplier.

“Untuk menyikapi temuan itu maka saya sudah kirimkan surat klarifikasi kepada pihak dinas Dikbud Kabupaten Bengkulu Selatan melalui PPK dan PPTK,” Ungkap Aswal.

Lanjut Aswal, sampai hari ini surat klarifikasi itu belum ada jawaban dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan, langkah kita selanjutnya, kami akan laporkan temuan tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Sampai berita ini di terbitkan kadis Dinas Pendisikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan dalam upaya di hubungi. (**Aig)

Pos terkait