Indarmen Syukur, Kurangnya Perhatian Pemerintah Terhadap Objek Wisata, Salah Satu Faktor Bengkulu Selatan Susah Maju

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Tak heran setiap perhelatan liburan khususnya liburan lebaran, setiap objek wisata diserbu pengunjung, tak terkecuali objek wisata yang ada di Bengkulu Selatan dan Provinsi Bengkulu umumnya.

Bacaan Lainnya

Pada lebaran tahun 1443 H atau tahun 2022 Masehi, seperti yang terlihat di objek wisata desa Lubuk Langkap Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan, terlihat begitu ramai dikunjungi masyarakat baik itu masyarakat lokal atau masyarakat yang datang dari daerah lain, tapi sayangnya dari infrastruktur jalan, menuju tenpat wisata yang ada sangat memperihatinkan, sehingga kalau mau berpapasan harus berhenti kalau tidak bisa bersenggolan antara kendaraan, bukan hanya itu tempat parkir dan lokasi tempat wisata sangat semrawut tidak diatur sama sekali, nampak dengan jelas tidak pernah tersentuh oleh program pemerintah daerah sama sekali. Apalagi jembatan gantung yang melintasi sungai objek wisata sangat memeprihatinkan, bisa bisa terjadi jembatan itu putus disaat Pengunjung lagi ramai, seperti kejadian sebelumnya.

Salah seorang Tokoh Muda Bengkulu Selatan Indarmen Syukur, ST saat media ini mengatakan bahwa secara global objek wisata khususnya di Bengkulu Selatan sangat banyak, tapi tidak ada perhatian Pemerintah Daerah dan Provinsi sama sekali, ini sangat disayangkan karena objek wisata kalau tidak dikelola dengan baik bisa membuat daerah kita tidak bisa maju, coba dilihat dari Provinsi Sumatera Barat yang banyak mengembangkan objek wisatanya, maka daerah sangat maju.

“Kurangnya perhatian Pemda baik itu Kabupaten dan Provinsi di Bengkulu merupakan salah satu Faktor daerah kita tidak maju dan berkembang,” ujar Indarmen Syukur.

Lanjut Indarnen Syukur, seperti contoh kecil objek wisata Desa Lubuk Langkap, dimana jalan menuju ke lokasi wisata, pengelolaan parkir, toilet tempat sholat tidak dibuat di lokasi. Apalagi jembatan gantung terlihat sangat lapuk.

“Saya berharap ke depan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan maupun Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu melalui Dinas pariwisata dan Dinas terkait, melakukan invetarisasi semua objek wisata yang ada dan segera mengadakan pembangunan infrastruktur menuju ataupun di lokasi wisata, sangat disayangkan objek wisata yang begitu indah yang seharusnya menjadi Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) tidak di manfaatkan,” tegas Indarmen Syukur

Seperti kita ketahui bahwa selama ini objek wisata yang ada begitu banyak, tetapi perhatian dari pemerintah serta pembinaan sadar wisata kurang dilakukan, termasuk kepada masyarakat didaerah tempat wisata. Sehingga objek yang seharusnya menjadi Pendapatan Asli Daerah tidak bisa maksimal.

“Ini menjadi perhatian kita bersama, semoga masyarakat daerah objek wisata juga bisa mendapatkan keuntungan juga sehingga ekonomi masyarakat kita bisa meningkatkan taraf ekonominya pungkas Indarmen Syukur…(**Ra)

Pos terkait