Bengkulu||ISBCenter.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, dengan hangat menerima kunjungan silaturahmi Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Provinsi Bengkulu di Ruang Kerja Kapolda, Jumat (26/6/2026).

Pertemuan ini menjadi momen berharga untuk mempererat kerja sama antar‑lembaga demi menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkokoh toleransi beragama di tanah kelahiran kita ini.
Rombongan BAMAGNAS dipimpin langsung oleh Ketua Wilayah, Moses P. Sinaga, didampingi Sekretaris Wilayah, Pdt. Yusak, S.Th., beserta jajaran pengurus berjumlah 16 orang yang mewakili beraneka ragam denominasi gereja se‑Provinsi Bengkulu.
Dalam pertemuan yang penuh suasana kekeluargaan itu, Kapolda menyambut baik kedatangan para pemimpin rohani dan menegaskan kedudukan BAMAGNAS sebagai “rumah bersama” bagi seluruh umat Kristiani di Bengkulu. Beliau menekankan, keamanan dan kedamaian yang dirasakan masyarakat tak akan terwujud tanpa kerja sama erat antara aparat penegak hukum dan tokoh‑tokoh agama.
“Saya sangat mengapresiasi langkah silaturahmi yang indah ini. Mari kita bergandengan tangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menyebarkan hal‑hal yang baik dan membangun nama baik Provinsi Bengkulu,” ujar Kapolda dengan nada optimis.
Menurutnya, keterbukaan komunikasi dengan para pemimpin agama adalah kunci utama menciptakan suasana hidup yang aman, damai, rukun, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Sementara itu, Ketua DPW BAMAGNAS Provinsi Bengkulu, Moses P. Sinaga, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi‑tingginya atas keterbukaan serta perhatian besar yang diberikan Polda Bengkulu. Ia menyatakan, kehadiran jajaran Polri senantiasa memberikan jaminan rasa aman sekaligus memperkuat keharmonisan hidup bermasyarakat.
Dalam dialog yang berjalan terbuka dan konstruktif, para perwakilan juga menyampaikan berbagai harapan dan aspirasi umat beragama, antara lain terkait pengelolaan Tempat Pemakaman Umum, persiapan kegiatan Jambore Pemuda‑Pemudi Gereja, perayaan Natal bersama, serta rencana kegiatan Retret Merah Putih yang telah diselaraskan dengan Pemerintah Daerah.
Sekretaris Wilayah, Pdt. Yusak, S.Th., mengungkapkan kehadiran sebanyak 16 orang pengurus ini menjadi bukti nyata kesatuan dan keinginan kuat persekutuan gereja untuk senantiasa bersinergi membangun daerah.
“Kami hadir berjumlah 16 orang, mewakili semangat kebersamaan seluruh unsur gereja di sini,” ujarnya.
Pertemuan ini berakhir penuh harapan, disepakati sebagai langkah nyata mempererat ikatan persaudaraan antara kepolisian dan dunia keagamaan—demi menjaga kedamaian, persatuan, dan kemajuan bersama di Bumi Merah Putih, Provinsi Bengkulu..(*ys)










