Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Kota Bengkulu meningkatkan pengawasan di titik-titik strategis menjelang gelaran Festival Tabot 2026 yang dijadwalkan mulai 16 Juni mendatang. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), penertiban difokuskan di kawasan Sport Center Pantai Panjang yang akan menjadi pusat kegiatan budaya tahunan tersebut.
Pada Minggu siang (14/6/2026), Peleton 2 Jaga Kota Satpol PP Kota Bengkulu yang dipimpin Husni Thamrin Sihombing melaksanakan peneguran terhadap sejumlah juru parkir dan pedagang yang memanfaatkan badan jalan maupun daerah milik jalan sebagai lokasi berjualan. Penertiban dilakukan di sekitar lokasi pelaksanaan Festival Tabot 2026 serta sepanjang Jalan Pariwisata kawasan Pantai Panjang.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu melalui Danru Peleton 2 menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari persiapan menyeluruh Pemkot untuk menyukseskan agenda pariwisata unggulan Bengkulu.
“Kami ingin memastikan kawasan Sport Center dan Jalan Pariwisata steril dari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan gangguan keamanan. Festival Tabot adalah etalase budaya Bengkulu di mata nasional, jadi kenyamanan pengunjung jadi prioritas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menempatkan barang dagangan di badan jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas pengunjung. Selain itu, juru parkir juga diingatkan untuk tidak memfasilitasi parkir kendaraan di lokasi yang dapat menghambat akses keluar masuk masyarakat.
Penertiban ini juga mencakup pengaturan lapak sementara dan penataan titik parkir resmi. Satpol PP berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan panitia Festival Tabot untuk menyiapkan kantong-kantong parkir yang tidak mengganggu badan jalan. Para pedagang diimbau memanfaatkan lokasi berjualan yang telah ditetapkan panitia agar tidak terkena tindakan lebih lanjut.
Festival Tabot 2026 diprediksi akan menarik ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah. Dengan durasi kegiatan yang berlangsung beberapa hari, arus kendaraan dan kepadatan pengunjung di kawasan Pantai Panjang diperkirakan meningkat signifikan. Karena itu, Pemkot menegaskan penataan kawasan akan terus dilakukan secara berkala hingga puncak acara.
“Penertiban ini sifatnya persuasif. Kami mengedepankan imbauan dulu. Tapi kalau masih membandel dan mengganggu ketertiban umum, tentu ada tindakan tegas sesuai Perda,” tegas Husni Thamrin Sihombing.
Satpol PP Kota Bengkulu memastikan patroli dan pengawasan akan diintensifkan setiap hari menjelang dan selama Festival Tabot 2026 berlangsung, demi menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh masyarakat dan wisatawan..(*dd)










