Riau||ISBCenter.com – Pemerintah Provinsi Riau mematangkan persiapan jelang rencana kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Bumi Lancang Kuning. Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk menyajikan laporan perkembangan tiga Program Strategis Nasional (PSN) secara lengkap dan akurat.
Tiga PSN yang jadi fokus ekspose yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan. Penegasan itu disampaikan SF Hariyanto saat memimpin rapat koordinasi bersama Kepala Disperindagkop UMKM, Kadis Sosial, dan Kadis Kelautan & Perikanan Riau di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Selasa (09/06/2026).
“Saya minta data yang disiapkan jangan direkayasa. Sampaikan apa adanya. Kalau data kita lengkap, artinya Pemprov memang mengawasi langsung progres program ini di lapangan,” tegas SF Hariyanto.
Ia menekankan, laporan ke pemerintah pusat tidak boleh hanya sebatas administrasi. Setiap dinas harus paham kondisi riil di lapangan agar tidak kelabakan saat dimintai keterangan.
Kepala Dinas Sosial Riau Zulfadli dalam paparannya menjelaskan progres Sekolah Rakyat di Riau. Program ini menyasar akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu dengan dua skema pembangunan: sekolah rintisan dan sekolah permanen.
“Untuk sekolah rintisan sudah ada tiga. Dua di Pekanbaru dan satu di Rokan Hilir,” ujar Zulfadli.
Sementara pembangunan Sekolah Rakyat permanen juga dikebut. Di Kabupaten Kuantan Singingi, progres fisik sudah menyentuh 65 persen dan ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang.
“Insyaallah, yang di Kuansing tahun ajaran baru besok sudah bisa dipakai. Kemensos juga akan tambah prioritas pembangunan di Rokan Hilir dan Rokan Hulu,” tambahnya.
Selain Sekolah Rakyat, dua PSN lain yang diminta Plt Gubri untuk diekspose adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan. SF Hariyanto meminta Disperindagkop UMKM dan Dinas Kelautan & Perikanan menyiapkan data perkembangan, kendala, serta capaian di masing-masing daerah.
Menurutnya, kelengkapan data jadi cermin keseriusan Pemprov Riau mendukung visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini program mulia dari Presiden. Daerah support lahan, pusat siapkan kebutuhan. Jadi harus sinkron,” kata Zulfadli menambahkan.
Dengan validitas data dan kesiapan laporan, Pemprov Riau optimis kunjungan Mendagri nanti bisa memberi gambaran utuh bahwa PSN berjalan sesuai target di daerah..(*adv/ay)










