Bengkulu||ISBCenter.com – Maju-nya dua tokoh keterwakilan dari masyarakat Serawai pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, yang akan di pilih dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020, merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Seluma, Manna, Kaur (Semaku).
Mengingat dua tokoh keterwakilan masyarakat Semaku tersebut, yakni, Rohidin Mersyah selaku incumbent berpasangan dengan Rosjonsyah, dan Agusrin M Najmudin selaku mantan Gubernur yang kembali maju pada Pilgub Bengkulu berpasangan dengan Imron Rosadi, merupakan hak konstitusional warga Semaku.
Dalam artian, kedua tokoh itu dipastikan sudah siap secara mental, spritual, finansial dan intelektualnya.
“Soal kemana warga Semaku akan memberikan dukungannya, tentu akan melihat kinerja dari calon yang ada. Penentuan siapa saja yang akan lolos, baru diketahui setelah penetapan dari bakal calon menjadi calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pilkada serentak tahun 2020 ini,” ungkap Ketua Ikatan Keluarga (Ika) Semaku Provinsi Bengkulu, Sumardi, ketika dimintai komentarnya mengenai adanya dua tokoh Semaku yang maju pada Pilgub Bengkulu.
Menurut Sumardi, untuk dukungan politik dari masyarakat Semaku terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, meski ada dua tokoh keterwakilan masyarakat Semaku yang maju, ditambah saat ini juga satu lagi kandidat paslon mendaftarkan diri, yaitu, Helmi-Muslihan, pihaknya sebagai pimpinan organisasi kemasyarakat tidak bisa mengarahkan kepada calon tertentu.
“Meski untuk jumlah data pasti masyarakat Semaku se Provinsi Bengkulu ini belum diketahui persis, namun diperkirakan antara 36 sampai 42 persen. Saya sebagai pimpinan organisasi kemasyarakat tidak mengarahkan memilih siapa-siapa. Berbeda secara kepartaian,” kata Sumardi yang saat ini juga duduk di keanggota DPRD Provinsi Bengkulu pada Senin, (7/9/2020).
Lebih lanjut ia memastikan, lantaran kandidat balon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yang akan bertarung ada sebanyak 3 pasangan, dukungan dari masyarakat Semaku khususnya tidak akan bulat pada satu pasangan calon (paslon). Mengingat jika tunggal diperkirakan akan aklamasi. Begitu juga sebaliknya.
“Mudah-mudahan kita sama-sama berdoa penyelenggaraan Pilkada serentak di Provinsi Bengkulu ini berjalan aman dan damai, serta yang menang terbaik dari yang terbaik untuk daerah, karena tidak dipungkiri masing-masing paslon ada kelebihannya,” pungkas Sumardi…(**Yks/rri)










