Jakarta||ISBCenter.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melayangkan kritik terhadap pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea yang menyebut mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai kebanggaan Presiden Prabowo Subianto.
Kritik tersebut disampaikan Mahfud MD melalui tayangan di kanal YouTube Mahfud MD Official yang dikutip Rabu (22/7/2026).
Mahfud menilai pernyataan Hotman Paris yang mengait-ngaitkan Febrie Adriansyah dengan Presiden Prabowo Subianto justru berpotensi merugikan dan mempermalukan Presiden. Menurutnya, narasi yang dibangun tersebut tidak tepat, apalagi Febrie saat ini tengah terseret persoalan hukum.
Mahfud menegaskan, kesan yang muncul di publik bisa menjadi seolah-olah Presiden memiliki kedekatan khusus dengan pihak yang sedang berhadapan dengan hukum.
“Lalu anak kesayangan presiden, kan memalukan presiden tuh diduga korupsi, lalu dianggap anak kesayangan presiden yang antikorupsi. Yang begitu tuh orang langsung tahu semua bahwa itu bagian drama-drama,” ujar Mahfud.
Mahfud juga menduga pernyataan yang dilontarkan Hotman Paris merupakan bagian dari strategi pembelaan sebagai kuasa hukum untuk membangun opini publik. Ia menilai hal tersebut merupakan hak pengacara selama tidak melanggar aturan hukum.
“Menurut saya menampar presiden, tapi ya pengacara bisa melakukan itu untuk membuat sensasi dulu dan tidak melanggar hukum juga menurut saya, kecuali presiden merasa difitnah,” katanya.
Meski demikian, Mahfud menyebut persoalan tersebut tidak perlu diperpanjang jika Presiden Prabowo sendiri tidak merasa keberatan dengan pernyataan tersebut.
“Kalau presiden mengatakan ya sudah lah, ya enggak apa-apa. Tapi itu bagian dari drama yang menurut saya, kalau itu enggak perlu dikembangkanlah, itu drama-drama,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta semua pihak agar tidak mengaitkan perkara hukum yang menjerat Febrie Adriansyah dengan Presiden Prabowo Subianto..(*1dn)










